Orangtua Siswa SMAN Langkemajok Keluhkan Dana BSM tidak Direalisasi

Bantuan Siswa Miskin [net]
FLORES — Orang tua siswa penerima Bantuan Siswa Miskin (BSM) tahun ajaran 2014/2015 di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Langkemajok, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, Flores, NTT mengeluhkan belum adanya realisasi.
Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia telah menerbitkan surat untuk beberapa siswa sebagai penerima Bantuan Siswa Miskin (BSM).
Seperti disebutkan salah satu orang tua siswa, Mus Babur. Disebutkan, anaknya yang bersekolah di Langkemajok pernah menerima surat langsung dari pusat sebagai penerima BSM.
“Anak saya yang sekolah di SMA Langkemajok itu sebenarnya terima BSM. Itu hari ‘kan dia pernah terima surat langsung dari Pusat. Isinya, kalau tidak salah, berkaitan dengan BSM,” katanya di Jaong, Sabtu (01/08/2015).
Mus mengakui, berdasarkan arahan dalam surat tersebut, dirinya dan anaknya telah menyerahkan antara lain Kartu Perlindungan Sosial (KPS) dan Kartu Keluarga ke SMAN Langkemajok untuk diproses lebih lanjut oleh pihak sekolah.
“Tapi sudah satu tahun ini, bantuannya belum juga muncul. Mungkin sekolah tidak proses barangkali atau bagaimana, kurang tahu,” tutur Mus.
Hal yang sama juga dikeluhkan oleh Alo Sudin, salah satu orangtua siswa dari Kampung Lala. Alo mengakui, anaknya pernah menerima surat terkait dengan BSM. Namun, yang dialami Mus dan anaknya, itu pula yang dialami Alo. 
“Apa uangnya ada atau tidak, tidak tahu lagi. Tapi sudah satu tahun ini, belum ada yang anak saya terima,” ungkapnya.
Program BSM merupakan pemberian bantuan uang tunai bagi siswa/siswi keluarga miskin untuk dapat terus bersekolah. Ini merupakan wujud komitmen Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) untuk membantu membiayai pendidikan anak dari keluarga miskin.
Berdasarkan surat yang diterima oleh anak Mus, pada amplop surat tersebut tampak terpampang logo Kemendikbud, Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dan Kemenag. 
Tujuan surat juga tampak jelas dari apa yang tertulis di amplop. “Kepada Yth, YOHANES RANO, Golonderu RT 003 RW 01 Dusun Jaong, Jaong, Satarmese, Manggarai, Nusa Tenggara Timur”
Selanjutnya, pada bagian dalam amplop terdapat selembar kertas agak tebal berisi cara mendapatkan dana BSM dengan menggunakan KPS. Siswa penerima BSM, dalam surat tersebut, antara lain diarahkan untuk membawa KPS (asli/fotokopi) dan Kartu Keluarga ke sekolah tempat dia belajar untuk diproses lebih lanjut.
Didalam surat tertulis;
Sekolah/Madrasah mencatat nama siswa/siswi pemilik KPS dan mengirimkan ke Dinas Pendidikan/Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota setempat.
Siswa/siswi yang terdaftar sebagai penerima dana BSM Tahun Ajaran 2014/2015 akan menerima Surat Pemberitahuan dari sekolah sebagai penerima dana BSM.
Siswa/siswi dapat mengambil langsung dana BSM di Lembaga Penyalur (tempat bisa ditanyakan ke Sekolah) dengan membawa Surat Pemberitahuan Penerima BSM dan Bukti Identitas lainnya (misal: Akte Kelahiran, Kartu Keluarga/Rapor/Ijazah atau lainnya.
SABTU, 01 Agustus 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...