hut

Pangsa Pembiayaan Perbankan Syariah Terus Meningkat di Balikpapan

Kantor Bank Indonesia Perwakilan Balikpapan

BALIKPAPAN — Pangsa pembiayaan Perbankan syariah terhadap total kredit perbankan di Balikpapan terus meningkat. Hal ini tercatat pada akhir tahun lalu yang mencapai 9,01 persen, dan pada akhir semester I /2015 mencapai 9,12 persen.
Suharman Tabrani

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikapapan, Suharman Tabrani mengungkapkan dengan data tersebut maka menunjukkan pangsa pembiayaan syariah terus tumbuh. “Pertumbuhan kinerja syariah masih lebih baik daripada pertumbuhan kredit secara umum, yakni tumbuh 6,59 persen  secara year on year pada akhir semester I/2015. Pertumbuhan positif pembiayaan syariah ini merupakan angin segar di tengah fluktuasi ekonomi regional,” jabarnya, Senin (31/8/2015).

Untuk itu, Pihaknya terus mendorong pelaku usaha perbankan syariah di Kalimantan Timur terus mensosialisasikan produk-produknya untuk mendongkrak pertumbuhan kinerja perbankan syariah.
Sementara itu berdasarkan data dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur, realisasi dana pihak ketiga (DPK)  yang terhimpun pada perbankan syariah di Kaltim pada semester I/2015 mencapai Rp.4,05 triliun. Kota Balikpapan pada khususnya memperoleh DPK sebesar Rp1,49 triliun.
Pertumbuhan DPK pun terbilang lambat, pada akhir Mei himpunan DPK mencapai Rp4,88 triliun dan pada akhir Juni himpunan DPK mencapai Rp3,92 triliun. Sejak awal tahun, DPK perbankan syariah Kaltim terpantau tak tumbuh signifikan.
“Perlambatan pertumbuhan perbankan syariah sejalan dengan kinerja perbankan konvensional. Perbankan syariah kan masih merupakan bagian dari sistem perbankan yang sekarang ini tengah melambat juga,” kata Deputi Kepala Bank Indonesia Kealtim Harry Aginta.
Sedangkan pertumbuhan penyaluran pembiayaan syariah di Kaltim pada semester I/2015 mencapai Rp4,12 triliun, dengan pangsa penyaluran pembiayaan terbesar pada segmen pembiayaan konsumsi sebesar Rp1,68 triliun, yang disusul dengan pembiayaan modal kerja sebesar Rp1,66 triliun.
Adapun non performing loan mencapai level 0,06 persen. Untuk Kota Balikpapan, penyaluran kredit syariah tumbuh lebih tinggi dibanding dengan pertumbuhan dana pihak ketiga, yakni mencapai Rp2,04 triliun, dengan pertumbuhan year on year mencapai 15,07%. 
SENIN, 31 Agustus 2015
Jurnalis       : Ferry cahyanti
Foto            : Ferry cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...