Pasar Baru yang Dulu Jaya, Kini Mulai Terpinggirkan

JAKARTA — Nostalgia di Pasar Baru seakan tidak pernah membosankan. Pasar yang berdiri sejak jaman VOC tahun 1820 dan mencapai kejayaan di era Gubernur Jendral Batavia Van der Wijck tahun 1898.
Bertempat di Jalan Pasar Baru, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar Jakarta Pusat, wilayah pasar baru dilewati oleh Sungai Ciliwung yang pada masa lalu dinamakan Kali Pasar Baru oleh penduduk sekitar.
Di tahun 1980-an masih terngiang lezatnya Chinese food restoran bernama Tropic, dan betapa nyamannya restoran kentucky fried chicken yang belum menjadi waralaba korporasi seperi sekarang.
Pasar baru jaman dahulu merupakan kawasan berbelanja warga lingkungan elit Jalan Rijswijk (sekarang jalan veteran). Pembauran etnis sudah terjadi sejak dahulu, antara etnis Cina, India, Belanda, dan etnis pribumi priyayi.
Sah Pek, seorang pemuda yang buyutnya adalah pedagang di Pasar Baru mengatakan ia sangat menyesalkan Pasar Baru harus tergeser dari wilayah lain di Jakarta sebagai kawasan kongkow masyarakat.
“Kasusnya sama seperti Pasar Senen, tersingkir dari ingatan dan destinasi warga Jakarta kelas menengah keatas. Padahal jaman dahulu kala Pasar Baru adalah kawasan belanja elit dan tertua di Jakarta,” papar Sah Pek kepada Cendana News.
Di era 1800-1900-an di kali ciliwung tepat di depan pasar baru sering diadakan festival perahu oleh etnis Cina dalam peringatan hari raya Peh Cun, atau disebut dalam dialek Hokkian dengan Pachuan yang artinya balapan perahu naga.
Pasar Baru sejak dulu sampai sekarang di dominasi pedagang busana dan sepatu. Untuk makanan atau kuliner juga masih ada sampai sekarang, bahkan Bakmi Gang Kelinci memulai sayap bisnisnya sejak era 1950-an.

Serta tidak lupa, pusat perbelanjaan Matahari juga memulai dari sebuah tempat belanja kecil tahun 1958 di Pasar Baru sebelum jadi besar seperti sekarang.
Bagi masyarakat yang menikmati masa remaja ditahun 1980-an maka dapat mengunjungi pasar baru untuk bernostalgia. Dan bagi para pemuda maupun remaja saat ini, kawasan Pasar Baru tetap bisa dijadikan destinasi kuliner dan belanja yang cukup menyenangkan.

SELASA, 25 Agustus 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Foto            : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...