Pedagang Keluhkan Harga Daging yang Kembali Naik di Pasar Cibinong

BOGOR — Harga daging yang kembali naik di dua pekan setelah lebaran dikeluhkan pedagang di Pasar Cibinong, Bogor. Naiknya harga daging di tingkat pedagang juga akan memberatkan konsumen.
“Hari ini sudah naik lagi Rp.4 ribu per kilogram. Jadi, kalau berat 500 kg dikali Rp.4 ribu per kg, berarti ada kenaikan hingga Rp1,6 juta untuk satu ekor sapi,” ujar salah satu pedagang di Jalan Mayot Oking, Pasar Cibinong Bogor, Mamang kepada Cendana News, Selasa (04/08/2015).
Menurut Mamang, dengan melambungnya biaya operasional, juga akan membebankan kepada konsumen dengan menaikkan harga Rp11 ribu per kilogram.
“Jadi mulai pekan ini, harga daging sapi menjadi Rp.122 ribu per kilogramnya,” ucapnya.
Selain kenaikan harga, daging yang bisa dibeli oleh pedagang juga dibatasi, sehingga pasar daging menjadi lemah. 
Hal senada juga disampaikan pedagang lainnya, Imran. Dia mengaku konsumsi masyarakat Cibinong terhadap daging cenderung meningkat. Sehingga terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat akan pangan asal hewan yang berimbas kepada kenaikan harga.
“Kami jual perkilogram daging sapi Rp.122 ribu rupiah,” ujar Imran.
Sementara itu, Kasi Perdagangan Dalam Negeri pada Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bogor, Yatirun mengungkapkan, kenaikan harga sembako, khususnya daging sapi, bersifat insidentil.
“Bukan kenaikan karena ada faktor lain seperti kelangkaan barang atau semacamnya. Jadi, kalaupun ada kenaikan harga yang tinggi, itu merupakan sesuatu yang lazim terjadi,”sebutnya.
SELASA, 04 Agustus 2015
Jurnalis       : Adista Pattisahusiwa
Foto            : Adista Pattisahusiwa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...