Pemda Diminta Percepat Pembangunan Infrastruktur Daerah

BALIKPAPAN — Pemerintah Daerah dihimbau untuk mengalokasikan anggaran untuk menstimulus percepatan pembangunan infrastruktur dan operasi pasar dalam menahan perlambatan pertumbuhan ekonomi. 
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menerangkan pertumbuhan ekonomi Kalimantan pada kuartal II/2015 masih jauh dari ideal yakni hanya mencapai 1,5 persen, namun sedikit lebih baik dari pertumbuhan ekonomi kuartal I/2015 mencapai 1 persen. 
“Pertumbuhan ekonomi di Kalimantan pada kuartal II/2015 lebih baik jika dibandingkan dengan kuartal I/2015,” katanya memberikan keterangan pers di Balikpapan, Selasa (12/08/2015).
Untuk itu, dalam jangka pendek pemerintah daerah di Kalimantan segera mempercepat penyerapan anggaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang nantinya akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. 
Saat ini lanjut Bambang, secara nasional masih ada Rp.276 triliun dana milik pemerintah daerah yang masih mengendap di bank-bank daerah. Padahal, dana tersebut dapat digunakan untuk belanja modal dan barang yang dapat memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi.
Untuk jangka menengah panjang, Ia menilai Kalimantan harus mengalihkan fokusnya pada penguatan industri hilirisasi. Berkaca pada pencapaian pada tahun-tahun sebelumnya, dia meyakini Kalimantan mampu merealisasikan transformasi ekonomi itu. 
Transformasi tersebut penting dilakukan mengingat hingga saat ini Kalimantan, pada khususnya Kalimantan Timur, masih bergantung pada sektor industri dengan komoditas yang harganya kian menurun hingga akhirnya mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah. 
Di kesempatan yang sama Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak menyebutkan  anggaran yang dimiliki Kaltim kini tengah dalam proses penyerapan untuk pembangunan infrastruktur. Salah satunya untuk proyek pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda.
“Sekarang pembangunan jalan tol itu sekarang tengah berjalan prosesnya, sekarang untuk pembangunan segmen II, III, dan IV, sedang dalam pelelangan di Badan Pengatur Jalan Tol di Kementerian PU,” tambah Awang. 
Awang optimis proyek pembangunan jalan tol Balikpapan – Samarinda ini dapat berjalan sesuai dengan target yang telah direncanakan.
RABU, 12 Agustus 2015
Jurnalis       : Ferry cahyanti
Foto            : Ferry cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...