Pemilukada Kota Mataram Dipastikan Mundur Sampai 2017

Ketua KPU Kota Mataram paling kiri bersama komisioner KPU menunjukkan jam yang sudah menunjukkan pukul 16.00WITA sebagai tanda penutupan pendaftaran calon Walokota Mataram
MATARAM — Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Mataram dipastikan akan diundur sampai Februari 2017, karena tidak ada pasangan bakal calon Walikota Mataram yang mendaftar hingga hari terakhir perpanjangan pendaftaran, Senin (3/8/2015).
Hanya satu pasangan calon yakni pasangan Ahyar-Mohan (Aman) setelah pasangan Rosiadi Sayuti membatalkan diri mendaftar sebagai calon Walikota di KPU Kota Mataram.
Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 12 Tahun 2015 maka penyelenggaraan pilkada di Mataram ditunda hingga 2017. Sebab, pasangan calon yang sudah disahkan oleh KPU hanya satu pasangan calon, yakni paket Ahyar Abduh dan Mohan Roliskana.
“Berdasarkan PKPU No 12 tahun 2015 pilkada ditunda hingga 2017 jika pasangan calon hanya satu. Namun, pihaknya masih menunggu keputusan KPU pusat menyangkut tindaklanjutnya. Tapi menurut PKPU, pilkada ditunda hingga 2017,” kata Ketua KPU Kota Mataram, Ainul Asikin.
Menurutnya, hingga saat ini pihaknya belum melakukan komunikasi lebih lanjut dengan KPU pusat termasuk terkait dengan apakah masa pendaftaran calon pasangan walikota dan wakil walikota diperpanjang.
Ia menuturkan, pihaknya saat ini sudah menutup perpanjangan pendaftaran calon walikota dan wakil walikota Kota Mataram. Selanjutnya, pihaknya akan berkonsultasi kepada KPU pusat menyangkut penyelenggaraan pilkada.
Ainul mengatakan pasangan calon yang disahkan oleh KPU adalah paket AMAN. Sementara, paket pasangan SAHAJA yang mendaftar dan diusung partai Golkar kemarin dibatalkan sebab tidak memenuhi persyaratan.
“Alasan penolakan dikarenakan tidak memenuhi syarat pada pasal 6 PKPU No 9 parpol tidak boleh mencabut dukungan dan tidak boleh mencalonkan lain. Golkar satu saja ke AMAN,” katanya.
Asikin menambahkan selama proses penyelenggaraan pendaftaran calon walikota dan wakil walikota tidak terdapat ancaman dan tekanan.
SENIN, 03 Agustus 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...