Pemkab Lampung Utara Salurkan Mesin Pompa untuk Lima Poktan

Penggunaan pompa untuk aliri sawah

LAMPUNG — Meski kekeringan melanda sebagian besar wilayah Lampung, namun hal tersebut tidak menyurutkan keinginan petani untuk bercocok tanam. Hal tersebut malahan ‘memaksa’ pemerintah daerah untuk turun tangan dan memberikan bantuan, seperti pompa air.

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas Pertanian dan Peternakan menyerahkan bantuan pompa untuk lima kelompok tani (poktan) di empat kecamatan. Mereka yang menerima bantuan , yakni Poktan Sido Muncul yang berada di Desa Trimodadi Kecamatan Abung Selatan, kelompok tani Sinar Jaya Desa Bukit Kemuning Kecamatan Bukit kemuning,kelompok tani Mamur Desa Muara Dua, Kelompok Tani Taruna Tani Desa Sukamaju Kecamatan Abung Semuli, serta kelompok tani Sindang Sari Desa Suka Marga Kecamatan Abung Tinggi.
“Bantuan ini diberikan untuk menolong petani yang sangat terasa dampaknya, dan ini merupakan program yang sudah berjalan, diharapkan dengan alat pompa ini bisa memudahkan petani menggarap lahan miliknya,”ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lampung Utara, Sofyan Kamis (27/8/2015).
Pemberian bantuan tak hanya sekedar mesin pompa, pemkab Lampung Utara bahkan memberikan bantuan berupa traktor tangan kepada kelompok tani Tunas Harapan 5 yang berada di Gedung Nyapah Kecamatan Abung Timur.
Selain itu dalam waktu dekat Pemkab Lampung Utara akan memberikan sebanyak 72 unit mesin pompa air yang akan diserahkan pada bulan September 2015. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi musim kemarau yang mengakibatkan lahan pertanian kekeringan. Pemberian pompa air dan traktor tersebut menurut Sofyan agar bisa dipergunakan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat.
Salah satu penerima bantuan, Soni mengungkapkan kelompok tani yang ada di Lampung Utara merasa terbantu dengan adanya bantuan traktor dan mesin pompa tersebut. Ia berharap bantuan pompa air tersebut bisa membantu warga yang sebagian besar bekerja sebagai petani untuk mengairi lahan pertanian yang mengering.
Dampak Kemarau

KAMIS, 27 Agustus 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Foto            : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...