Pencarian Penyelam Asing yang Hilang di Perairan Sangalaki Dilanjutkan

Basarnas [Ilustrasi]

BALIKPAPAN – Tim gabungan dari Basarnas, TNI dan Kepolisian dibantu masyarakat terus lakukan pencarian terhadap empat turis asing yang hilang saat melalukan penyelaman di Perairan Sangalaki, Berau Kalimantan Timur pada sabtu lalu (15/08/2015).

Kepala BPBD Barau, Mahdi Hasan menyebutkan, pencarian untuk hari ini dilakukan dengan menggunakan helikopter untuk menyisir melalui udara ke lokasi yang diduga tempat hilangnya penyelam tersebut hingga ke lau lepas perbatasan dengan Philipina.

“Kita gunakan heli dari Balikpapan. Kita akan coba sisi ke dalam dan keluar. Kita ikuti arus ke arah itu,” katanya di Balikpapan, Selasa (18/08/2015).

Helikopter akan mendarat langsung di pulau Maratua untuk melakukan persiapan pencarian.

Diakui Mahdi, lokasi tersebut masuk dalam arus kuat dan gelombang tinggi sehingga menyulitkan pencarian. Ia menerangkan upaya pencarian hingga hari kedua ini kedua masih dilakukan  melalui penyisiran laut di kawasan Sangalaki arah timur dan Tenggara dengan menggunakan 7 speed dan satu tagboat milik besarnas, BPBD, TNI dan masyarakat.

Semua pihak katanya berharap empat turis yang hilang ini masih hidup dan dapat

bertahan. Karena didukung dengan peralatan nyelam lengkap. Kalau mereka lepas mereka bisa lebih mengurangi beban. Mudah-mudahan karena bajunya bisa jadi pelampungnya,” harapnya.

Adapun nama-nama wisatawan yang hilang adalah Michela (33), Alberto (36), Daniele (36), dan Vana Chris R. (28) berasal dari Italia dan Belgia. Sementara kedua wisatawan lain yang snorkeling dan selamat adalah Valeria (34) dan Maurizio Rage (36).

SELASA, 18 Agustus 2015
Jurnalis       : Ferry Cahyanti
Foto            : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo

Lihat juga...