Pendeta Diben : Jika Bara JP Dijadikan Partai, Kami Siap.


JAYAPURA—Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) telah keluarkan surat penetapan kepada Pendeta Diben Elabi menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Bara JP provinsi Papua periode 2015-2020. Pengakuan tersebut ditegaskan langsung orang nomor satu di Bara JP Provinsi Papua.
“DPP sudah mengeluarkan hasil keputusan konferda dan surat penetapan saya sebagai ketua DPW Bara JP Provinsi Papua melalui Surat Keputusan (SK) Bara JP Pusat,” kata Elabi di Kota Jayapura, Kamis (13/08/2015). 
Pihaknya juga telah mendaftarkan diri ke Kesbangpol Provinsi Papua sesuai Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dengan nomor 00-32-00/0070/VI/2015 tertanggal 23 Juni 2015. Yang sebelumnya telah dilayangkan surat permohonan oleh Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) dengan nomor 0003/SP BARA-JP/VI/DPD/17/2015 tanggal 18 Juni 2015 lalu. 
“Hari ini dan seterusnya Bara JP, dan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) siap mengawal program Presiden di tanah Papua, dan apabila ada teman-teman lain silahkan bergabung dengan kami, karena legalitas kami sudah lengkap,” ujarnya.
Namun, lanjutnya, jika ada pihak lain yang keberatan dengan SK Bara JP dalam penunjukannya sebagai ketua DPW Bara JP Provinsi Papua, maka dirinya meminta untuk mengajukan keberatan  melalui jalur hukum dan lagi ditegaskannya, jika ada pemakaian simbol Bara JP oleh kelompok lain, maka pihaknya  akan menggugat hal tersebut.
“Hanya ada dua pilihan, gabung atau jalur hukum, kami siap, dan pada hari ini, kami sampaikan secara resmi, jika ada yang menggunakan logo Bara JP oleh kelompok lain, maka kami akan gugat itu,” katanya.
“Saat kampanye Bapak Joko Widodo status nama Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) 2014, setelah itu di demisioner. Saat, Joko Widodo terpilih menjadi Presiden, beliau tak menghendaki relawan tersebut bubar, sehingga Pak Presiden membentuk Bara JP tanpa gunakan tahun 2014,”jelasnya
Elabi menegaskan, Bara JP yang dulu adalah Bara JP 2014. Sekarang Barisan Relawan (Bara) Jokowi Presiden tidak gunakan tahun 2014 dan Barisan Relawan (Bara) Jalan Perubahan (JP). Jadi dua organisasi ini bagaikan dua sisi dari satu mata koin.
Untuk saat ini, Dewan Pimpinan cabang (DPC) yang ada di Papua sudah ada pada sebagian besar sudah terisi. Namun, menurutnya tersisa empat kabupaten yang belum ada DPC-nya. 
“Kabupaten Yalimo, Biak, Supiori dan Mappi yang belum ada DPC Bara JP. Untuk di Provinsi papua pengurus DPW ada 12 orang, tuk DPC juga ada 12 orang, itu untuk pengusurs inti. Kami ormas nasional, ada diseluruh Indonesia. Kalau nanti ini jadi partai, kami sangat siap. Tapi untuk saat ini, kami lebih banyak mempersiapkan diri tuk mengawal program-program Presiden di Provinsi Papua,” tegasnya.
KAMIS, 13 AGUSTUS 2015
Jurnalis : Indrayadi T. Hatta
Foto : Indrayadi T. Hatta
Editor : Sari Puspita Ayu
Lihat juga...