Pengguna Kendaraan Sambut Positif Hadirnya Pertalite di Malang

MALANG — Bahan bakar Pertalite yang diluncurkan sejak 14 Agustus lalu mendapatkan respon positif dari masyarakat di Malang. Hal tersebut terlihat dari hasil penjualan setiap harinya di 12 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di Malang Raya, salah satunya SPBU yang berada di jalan Danau Toba Sawojajar.

Dian selaku pengawas SPBU yang berada di jalan Danau Toba ini menjelaskan, peluncuran pertalite di wilayah Malang di sambut baik oleh warga. Animo masyarakat juga sangat positif.

“Terbukti dari banyaknya masyarakat yang membeli pertalite setiap harinya. Setidaknya lebih dari 5000 liter Pertalite setiap harinya habis terjual,”sebutnya..

Dikatakan, masyarakat yang awalnya menggunakan premium, setelah mencoba dan merasakan pertalite, akhirnya beralih menggunakan pertalite meski selisih harga seribu rupiah.

“Walau tidak sedikit pula masyarakat yang tetap menggunakan premium karena selisih harga seribu Rupia lebih murah dibandingkan dengan pertalite,” imbuhnya.

Untuk harga Pertalite sendiri yaitu Rp. 8.400,- per liter, sedangkan Premium Rp. 7.400,- per liter. Dian menjelaskan dibandingkan Premium, Pertalite jauh lebih irit dan jangkauannya lebih jauh karena perlakuan saat produksi berbeda dengan Premium. Perlakuan produksi Pertalite hampir sama dengan Pertamax.
“Bisa dikatakan, kualitas dan harga Pertalite di atas Premium tetapi dibawah Pertamax,”uangkapnya.
Selain itu yang membedakan adalah level research octane number (RON) yang mempegaruhi pembakaran pada mesin kendaraan. Premium memiliki RON 88, Pertalite RON 90 dan Pertamax RON 92. Pertalite dapat digunakan oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

JUMAT, 28 Agustus 2015
Jurnalis       : Agus Nurchaliq
Foto            : Charolin Pebrianti/Agus Nurchaliq
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...