Penumpang Keluhkan Pelayanan Maskapai Citilink

PADANG PARIAMAN — Pesawat Citilink QG 970 dari Jakarta dengan waktu penerbangan pukul 18.10 WIB tergelincir di Bandara Internasional Minangkabau pukul 19.30 WIB. Diduga hujan deras yang menyebabkan landasan licin saat landing, pesawat tergelincir ke luar landasan sebelah kiri.
Penumpang yang berjumlah 178 orang,termasuk 1 bayi 3 anak-anak selamat, namun terdapat korban luka dua orang yang langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siti Rahmah By Past Padang.
Namun, beberapa penumpang mengeluhkan kondisi mereka yang saat ini yang berada di bandara seperti terabaikan. Seperti disebutkan, salah seorang penumpang, Febby Datuak Bangso.
“Pihak citilink mengabaikan kami, bahkan anak-anak dan penumpang yang tidak berbaju tidak diperhatikan, ada ibu-ibu di samping saya yang tengah gemetar, dia trauma, saya juga trauma. Tapi kami tidak di perhatikan,” ujarnya pada Cendana News, Minggu (02/08/2015).
Tergelincirnya pesawat Citilink juga menyebabkan beberapa penerbangan ditunda untuk beberapa jam.

Sementara itu, seorang saksi mata, Vivi (27) yang sedang menunggu adiknya menyebutkan, saat kejadian terdenganr bunyi dentuman keras. Dan beberapa orang langsung mengejar asal suara tersebut.

Saat menjumpai korban, dirinya bersama warga yang menunggu keluarga langsung menghampiri korban pesawat yang telah berada di dalam bandara,

“Kami sudah ada disini sebelum pesawat landing, Kami melihat korban tidak ada dikasih minum, kami yang memberikan air minum pada korban,”sebutnya.

Vivi juga mendapatkan kabar, adiknya yang berhasil keluar pesawat langsung menelponnya dan menyebutkan ada percikan api di sayap sebelah kiri.

“Ada percikan api di sayap sebelah kiri, sebelum itu pesawat memang telah oleng juga pas diatas. Saat menghantam tanah dengan keras, sayap kiri peswat langsung terbakar,” ujar Vivi mengulang kata adiknya.

MINGGU, 02 Agustus 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Foto            : Muslim Abdul Rahmad
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...