Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial di NTB Masih Tinggi

MATARAM — Kepala Dinas Sosial Nusa Tenggara Barat (NTB), Husni Thamrin mengatakan, penyandang masalah kesesejahteraan sosial dari tingkatan anak-anak sampai orang tua di NTB masih tinggi, mulai dari masih banyaknya ditemukan pekerja anak, Gepeng dan Pantai Sosial Karya Wanita (PSKW) anak, remaja, hingga orang dewasa.
“Berdasarkan data Dinas Sosial NTB, jumlah masyarakat penyandang masalah kesejahteraan sosial sampai saat ini mencapai 725.859 yang tersebar di seluruh Kabupaten Kota di NTB dan Kota Mataram termasuk yang paling banyak terdapat masyarakat penyandang masalah kesejahteraan sosial,” kata Husni di Mataram, Sabtu (22/8/2015).
Keberadan Kota Mataram sebagai Kota dengan jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial paling besar, tidak terlepas dari keberadaan sebagai pusat pemerintahan, sebagai tempat berkumpulnya manusia, dari berbagai kalangan, suku dan ras termasuk dari masyarakat Kabupaten Kota yang ada di NTB.
Di Kota Mataram sendiri dari empat pantai sosial yang dikelolan Dinas Sosial NTB, sebagian anak yang dibina merupakan PSKW, di mana dalam setiap bulan, setiap pantai menampung 20 sampai 40 PSKW, sehingga dalam setahun jumlahnya bisa mencapai 100 sampai 200 orang PSKW yang dibina, baik dari kalangan anak, remaja maupun orang dewasa.
“Untuk mengurangi penyandang masalah kesejahteraan sosial tersebut, berbagai program telah digelontorkan melalui program PKH dari Kemensos RI, program pendampingan pengurangan pekerja anak, maupun program pemberdayaan ekonomi kreatif lain, supaya pasca keluar dari pantai para penyandang maslah kesejahteraan sosial bisa berdaya, terutama dari sisi ekonomi” ungkapnya.

SABTU, 22 Agustus 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...