Peringati HUT ke 346, Kota Padang Gelar Pawai Telong-telong

PADANG — Memperingati hari ulang tahun (HUT) Kota Padang yang ke-346, 200 hingga 300 dari setiap kecamatan yang ada di Kota Padang mengikuti pawai Telong-telong yang digelar oleh Pemerintah Kota.
Meski Ulang tahun Kota Padang, jatuh pada tanggal 7 Agustus 2015. Namun, sudah menjadi kebiasaan, pada malam sebelum hari ulang tahun selalu digelar pawai. Dari pantauan Cendana News, ribuan masyarakat Kota Padang tumpah ruah ke jalan Samudra yang tepat berada di depan objek wisata Danau Cimpago.
Pawai telong-telong bermula dari sejarah waktu masa penjajahan Belanda, tepatnya di tahun 1669. Dalam melakukan penyerangan terhadap loji-loji penjajah, masyarakat menggunakan Telong-telong sejenis lampion sebagai kamuflase yang dipasang sebanyak mungkin di sekitar kamp musuh sehingga membuah lengah pengawasan.
Saat tentara kolonial lengah, masyarakat Kota Padang, yang berasal dari Kenagarian Koto Tangah dan Masyarakat Kenagarian Pauah dengan mudah untuk melumpuhkan para tentara Belanda.
Keberhasilan dalam melumpuhkan musuh yang terjadi tanggal 7 Agustus 1669 menjadi awal dari penetapan hari ulang tahun Kota Padang. Hal tersebut diperkuat dengan dengan SK (Surat Keputusan) Gubernur Sumbar (Sumatera Barat) pada tahun 1986. Untuk menjadikan tanggal 7 Agustus sebagai hari jadi Kota Padang.
Memperingati ulang tahun, Pawai telong-telong tersebut digelar di Lapau Panjang Danau Cimpago, Kamis (06/08/2015) tengah malam.
Pawai yang dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno ditandai dengan Penerbangan telong-telong bersama Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah.
Kepala Dinas Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Padang Dian Fakhri mengatakan, pawai telong-telong ini merupakan wadah bagi warga Kota Padang untuk meluapkan kegembiraan. Dalam kegiatan tersebut, seluruh kecamatan  menampilkan beragam kesenian dan kendaraan hias.
“Ini merupakan kedua kalinya pawai telong-telong digelar di lokasi yang sama,” ujarnya.
Kebanyakan kendaraan menonjolkan ciri khas masing-masing daerah. Seperti kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah yang memamerkan kendaraan berbentuk perahu dengan patung buaya di atasnya. Begitupun dengan kelurahan Kampung Pondok, Padang Selatan yang menampilkan klenteng dan bangunan tua.
Koleksi Foto klik Disini
JUMAT, 07 Agustus 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Foto            : Muslim Abdul Rahmad
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...