Perlu Kesadaran Pengendara untuk Tekan Pelanggaran Lalu lintas

SURABAYA — Kesadaran pengendara sangat diperlukan dalam menekan pelanggaran lalu lintas yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Pelanggaran tersebut kerap terjadi dengan berbagai alasan, seperti terburu waktu, macet dan lainnya.
Sebelumnya Cendana News menemukan pengendara motor tanpa helm, sekarang banyak yang melanggar rambu-rambu lalu lintas dilarang putar balik.
Salah satunya di Kawasan HR Muhammad yang merupakan kawasan perkantoran dan termasuk jalan raya besar di Surabaya. Tidak heran jika banyak masyarakat yang melewati kawasan ini di jam 7 pagi dan hal tersebut menimbulkan kemacetan.
Gayuh Satria (26 tahun) salah satu warga mengungkapkan kejadian seperti ini lumrah terjadi di kawasan padat kendaraan.
“Lumrah hal ini terjadi, apalagi jika terjebak macet jadi makin banyak pelanggar lalin,” Jelas pria berkaca mata ini.
Selain itu menurutnya, tindakan ini sebenarnya berbahaya jika terserempet mobil dari arah yang berlawanan. Apalagi ini jalur padat, seharusnya pengendara motor mau bersabar sedikit.
“Kan pasti 100 M lagi ada tempat putar balik,” sebutnya di lokasi, Selasa (18/08/2015).
Nofiana Sari (24 tahun) salah satu pengendara motor yang melewati rambu-rambu lalu lintas dilarang putar balik malah memutar balik motornya di jalur ini.
“Ya kan lebih dekat kalau lewat sini, dan jalan sebelahnya kan macet jadi lebih cepat jika motong jalur di sini,” ungkap wanita ini.
Rambu-rambu lalu lintas dibuat untuk menjaga keselamatan pengguna jalan raya. Tetapi, banyaknya rambu lalu lintas tidak membuat pengendara di jalan raya patuh. Lengahnya pengawasan dari penegak hukum dan kurangnya kesadaran masyarakat membuat semakin banyaknya catatan pelanggar lalu lintas di Indonesia.
SELASA, 18 Agustus 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Foto            : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...