Pesawat Trigana Jayapura – Oksibil Papua Hilang Kontak

Pesawat Trigana Air jenis Boeing saat bongkar muat di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura [Ilustrasi]
JAYAPURA — Pesawat ATR Trigana 42 lambung PK YRN nomor penerbangan IL 257 dari Sentani, Jayapura – Oksibil, Pegunungan Bintang hilang kontak sekitar pukul 14.54 WIT. Pesawat yang membawa 49 orang tersebut, hingga kini belum ada kepastian keadaannya karena belum ada keterangan resmi dari pihak maskapai penerbangan tersebut.
Empat puluh sembilan yang menumpangi pesawat Trigana itu antara lain, 44 dewasa, 3 anak-anak dan 2 bayi serta  Kru pesawat tersebut antara lain Kapten Hasanuddin; Ko-Pilot Aryadin; Mekanik, Mario;Pramugari Ika N dan Dita A. Pesawat yang terbang dari bandara Sentani, Kabupaten Jayapura tujuan bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang tersebut direncanakan landing pada pukul 13.49 WIT. Namun, hingga saat ini pesawat tersebut belum ada tanda-tandanya.
Penerbangan Jayapura-Oksibil ditempuh dengan waktu kurang lebih 55 menit. Informasi yang Cendana News, pesawat tersebut lepas landas dari bandara Sentani, Kabupaten Jayapura sekitar pukul 14.22 WIT, estimasi landing sekitar pukul 15.15 WIT di bandara Oksibil, Pegunungan Bintang.
Juru Bicara Polda Papua, Kombes Pol Patrige Renwarin saat dikonfirmasi membenarkan pesawat Trigana dari Jayapura-Oksibil tersebut hilang kontak. 
“Pesawat itu bawa 49 penumpang, harusnya sudah landing pukul 15.15 WIT  tapi sampai sekarang belum landing,” kata Patrige, Minggu (16/08/2015).
Sementara itu, SAR Jayapura hingga kini belum dapat memberikan informasi lanjutan terkait hilang kontaknya pesawat ATR Trigana 42 lambung PK YRN nomor penerbangan IL 257, lantaran sedang membangun komunikasi untuk berikan keterangan pers. Selain 5 kru pesawat, berikut nama-nama penumpang pesawat Trigana Air, antara lain:
  1. Endah Mustika Sari;
  2. La Boni;
  3. Yulita Kalakmabin;
  4. Manuella Uropmabin;
  5. Markus Kalakmabin;
  6. Oskar Mangonto;
  7. Menakem Mote;
  8. Yosia Mote;
  9. Agustinus luarmase;
  10. Dewa Putu Raka;
  11. M N Aragae;
  12. Yustinus Hurulean;
  13. La ode M;
  14. Wa Ode Suriana;
  15. Yohanis Kiabra;
  16. Yunus Setamanggi;
  17. Supriyani;
  18. Pariem;
  19. Ardono / Hikmad;
  20. Yundriadi;
  21. Susilo;
  22. Utopdana Hosea;
  23. Asirun;
  24. Amran;
  25. Musvia;
  26. Wengdepen Bamulki;
  27. Esap Aruman;
  28. Piter;
  29. Surya;
  30. Thenus Babingga;
  31. Natikonop Ireneus;
  32. Marusaha Sitorus;
  33. Armaita;
  34. Epi Ardi;
  35. Eki Kimki;
  36. Kepi Deal;
  37. Petrus Tekege;
  38. Kasipmabin Engel Bertus;
  39. Milka Kakyarmabin;
  40. Ewelin Uropmabin;
  41. Theo Stiben Kalakmabin;
  42. Yusran;
  43. Egenio Dilam;
  44. Emilia Gobay;
  45. Ronald Dilam;
  46. Alimdam Yawan;
  47. Methodius;
  48. Marselino;
  49. Valerin;

MINGGU, 16 Agustus 2015
Jurnalis       : Indrayadi T Hatta
Foto            : Indrayadi T Hatta
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...