Petani Gunung Binjai Teritip Balikpapan Laksanakan Panen Perdana

Padi sawah gunung Binjai kelurahan Teritip Balikpapan
BALIKPAPAN — Petani di Gunung Binjai kelurahan Teritip Kota Balikpapan melaksanakan panen padi perdana setelah empat tahun sebelumnya berhenti menanam karena kendala irigasi.
“hari ini menjadi panen perdana padi sawah di gunung Binjai Teritip setelah empat tahun tidak menanam,” ucap Kepala Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPKP) kota Balikpapan Yoesmianto saat ditemui di Gunung Binjai, Rabu (05/08/2015).
Dijelaskan, setelah lama berhenti, 40 hektar lahan tersebut masih bisa produksi 5,2 ton gabah per ha sehingga total produksinya sebesar 200 ton. Hal tersebut merupakan buah kerja dari tiga kelompok tani dan satu kelompok tani sebanyak 10-15 tani. 
“Ini menjadi kabar gembira bagi petani dan warga kota Balikpapan. Meskipun musim kering masih bisa panen. Alhamdulillah untuk Balikpapan tidak ada yang gagal panen,” jabar Yos begitu biasa disapa .
Ia menerangkan, potensi padi sawah di Balikpapan ada sekitar 150 hektar diantaranya 25 hektar di kelurahan Karangjoang dan 125 hektar di Kawasan kelurahan  Teritip.
Rencananya pemerintah kota akan membantu dalam pemasarannya dengan memberikan kemasan plastik dan mencari pembeli. Dan beras yang dihasilkan ini dikonsumsi lokal Balikpapan dengan Rp 9.000 per kilogramnya.
Sementara itu, untuk masa tanam selanjutnya Yos mengatakan menunggu kemungkinan akan mundur dari jadwal bulan September, karena menunggu turun hujan.
Di tempat yang sama, salah seorang petani, Ali menuturkan, sangat gembira dengan panen perdananya ini. Menurutnya, selama masa tanam 100 hari tidak ada kendala dari bibit, pupuk dan pembasmi hama bisa dipenuhi pemerintah. 
“Kendala bisa teratasi semua baik itu bibit hingga hama. Musim kering ada irigasi air dari sungai,” serunya.
Namun ia meminta kepada pemerintah juga membantu pemasarannya. Ali menambahkan untuk harga jual gabah Badar Rp5.000 per kilogramnya. Sedangkan untuk gabah kering dijualnya Rp9.000 per kg.
RABU, 05 Agustus 2015
Jurnalis       : Ferry Cahyanti
Foto            : Ferry Cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...