Polrestabes Semarang Gelar Apel Persiapan Pasukan Pengamanan Pilkada

Kapolrestabes menjadi inspektur upacara dalam gelar pasukan di Mapolrestabes Semarang

SEMARANG—Di halaman Mapolrestabes Semarang, sedang berlangsung apel gelar pasukan yang bersandi Operasi Mantap Praja Candi 2015, diadakan dalam rangka pengamanan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang yang puncaknya akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2015.

Sekitar pukul 07:00 WIB, dimulai dengan upacara gladi bersih, yang diikuti oleh pasukan gabungan dari berbagai unsur, antara lain TNI, POLRI, Polisi Militer, Satpol PP, Linmas, Dinas Perhubungan, Sekuriti dan Senkom Mitra Polri.
Beberapa saat kemudian pasukan upacara galadi bersih diistirahatkan sejenak, mereka diberikan kesempatan beristirahat sambil menunggu pelaksanaan upacara apel gelar pasukan yang sesungguhnya, yang menurut rencana akan dimulai pada pukul 08:00 WIB.

Bertindak sebagai inspektur upacara pada pagi hari ini dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Burhanudin, selain itu juga dihadiri oleh forum komunikasi pimpinan daerah ( Forkopimda ) antara lain Sekretaris Daerah Kota Semarang, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Pengadilan Negeri, Dandim Semarang, calon Walikota dan Wakil Walikota Semarang.
Sementara itu, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Burhanudin, SIK. MH, ketika diwawancarai para awak media mengatakan “Ini merupakan rangkaian upacara gelar pasukan dalam rangka koordinasi pengamanan dalam menyambut Pilkada Kota Semarang yang akan dilaksanakan pada bulan Desember mendatang”.
Sedangkan total jumlah pasukan gabungan yang disiapkan sekitar 1800 san personel, berasal dari gabungan dari berbagai unsur pengamanan instansi terkait. Secara keseluruhan kondisi keamanan kota Semarang sangat kondusif, meskipun begitu pengamanan tetap all out sebagai langkah antisipasi adanya kemungkinan munculnya kerawanan-kerawanan,” kata Komisaris Besar Polisi Burhanudin.

Ia menambahkan, pihak kepolisian sebenarnya telah memetakan daerah-daerah di kota Semarang berdasarkan tiga kategori, pertama daerah aman ditandai warna hijau, kedua daerah rawan satu ditandai warna kuning dan terakhir daerah rawan dua ditandai warna merah ” sahutnya.
Diharapkan warga masyarakat kota Semarang untuk bersikap dewasa dalam menyikapi berbagai hal, sehingga tidak gampang terprovokasi dan terpancing emosinya dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab ” pungkasnya.

RABU, 26 AGUSTUS 2015
Jurnalis : Eko Sulestyono
Foto : Eko Sulestyono
Editor : Gani Khair

Lihat juga...