Prihatin Daging Mahal, Peternak Lokal Gelar Festival Gerobak Sapi

YOGYAKARTA — Menyusul tidak menentunya harga daging sapi belakangan ini, para peternak sapi lokal di Kabupaten Sleman, Yogyakarta mengkampanyekan ternak sapi lokal dengan menggelar Festival Gerobak Sapi, Minggu (23/8), siang. Dengan acara itu, mereka berharap pemerintah dan masyarakat luas lebih memperhatikan keberadaan ternak sapi lokal, sehingga tidak bergantung terus kepada sapi import untuk memenuhi kebutuhan daging sapi di dalam negeri.
Festival Gerobak Sapi yang diprakarsai oleh para peternak sapi lokal yang tergabung dalam Paguyuban Pangrekso Andini Karyo, diadakan di Lapangan Pasir Luhur, dusun Candibinangun, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Tak kurang dari 125 gerobak sapi dari  berbagai wilayah di Yogyakarta turut serta dalam acara festival tersebut.

Budi Priyono, koordinator acara mengatakan, diadakannya festival gerobak sapi itu dilatar-belakangi oleh keprihatinan. Menurutnya, ketidak-tentuan harga daging sapi yang bahkan cenderung terus naik beberapa bulan ini disebabkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap keberadaan peternak sapi lokal.

Kurangnya perhatian pemerintah terhadap para peternak sapi lokal, menurut Budi, menyebabkan kehidupan para peternak sapi lokal tidak sejahtera. Akibatnya, jumlah peternak sapi lokal pun cenderung menurun setiap tahunnya. Padahal, kata Budi, jika dikelola dengan baik keberadaan sapi lokal bisa menunjang swasembada daging dalam negeri, tanpa harus menggantungkan import sapi seperti yang dilakukan pemerintah selama ini.

Festival Gerobak Sapi yang diadakan dalam rangka kampanye daging lokal tersebut, juga menarik perhatian masyarakat luas. Pasalnya sebagai alat transportasi tradisional pada masa lalu, keberadaannya Gerobak Sapi kini sudah semakin langka. Sementara itu, dalam festival gerobak sapi kali ini, pihak panitia menyediakan hadiah utama berupa anak sapi, belasan ekor kambing dan pakan ternak sebagai hadiah kedua dan seterusnya.

MINGGU, 23 Agustus 2015
Jurnalis       : Koko Triarko
Foto            : Koko Triarko
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...