Rapat Konsultasi KPU Mataram dengan Paslon Sahaja Berakhir Ricuh

MATARAM — Rapat konsultasi antara pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota, Salman dan Jana Hamdiana (Sahaja) dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram berakhir ricuh, pasalnya tidak ada kesepakatan antara pihak KPU dengan pasangan Sahaja soal dilakukannya pendaftara ulang atau tidak.
Meski KPU Pusat telah memerintahkan KPU Kota Mataram untuk menerima berkas Paslon Sahaja dan melaksanakan Pilkada serentak bulan Desember, tapi KPU Kota Mataram tetap bersikukuh meminta kepada Paslon Sahaja untuk melakukan pendaftaran ulang, karena dukungan Golkar ganda, ada yang ke pasangan Sahaja dan Paslon incumben, Ahyar Mohan (AMAN).
“Mereka harus melakukan pendaftaran ulang dan tidak bisa menggunakan dokumen dan berkas pendaftaram yang dilakukan pada tanggal 2 Agustus lalu, karena waktu itu dukungan Golkar ganda, selain ke Paslon Sahaja, juga ke Paslon incumben, AMAN” kata Ketua KPU Kota Mataram, Ainul Asikin di Mataram, Jum’at (28/8/2015) sore tadi.
Ainul mengingatkan, kalau sampai hari minggu tanggal 30 Agustus 2015, pasangan Sahaja tidak melakukan pendaftaran, makanya akan tetap seperti pendaftran tahap pertama dan kedua, Paslon Walikota dan Wakil Walikota Mataram hanya ada satu dan Pilkada Kota Mataram bisa ditunda sampai bulan Februari 2015.
Terpisah, Salman, Paslon Walikota dari Partai Golkar menuding KPU Kota Mataram tidak patuh pada keputusan Panwaslu Kota Mataram, padahal dalam keputusan Panwaslu termasuk surat keputusan KPU pusat redaksinya sudah jelas-jelas meminta KPU Kota Mataram menerima Paslon Sahaja, bukan meminta melakukan pendaftaran ulang.
“KPU Kota Mataram faham hukum tidak, dan mengerti apa yang dimaksudkan dalam putusan Panwaslu yang diperkuat SK KPU pusat yang memerintahkan KPU Kota Mataram menerima pasangan Sahaja dan tetap melaksanakan Pilkada serentak 9 Desember mendatang” ungkapnya.

JUMAT, 28 Agustus 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...