Rencana Kenaikan BBM Pertengahan Agustus Perlu Perhitungan Matang

JAKARTA — Meski pemerintah sudah mendapatkan lampu hijau dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menaikkan harga bahan bakar minyak untuk periode Agustus 2015, namun kondisi perekonomian sekarang juga harus menjadi pertimbangan. 
Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), Ibrahim Hasyim mengatakan, mestinya pemerintah berhati hati memperhitungkan secara matang untuk mengambil kebijakan menaikkan Harga BBM Premium dan solar.
“Lihat sekarang, kondisi ekonomi kita merosot, daya beli masyarakat pun semakin menurun, ini juga masuk hitungan, Jadi jangan hanya liat nilai tukar saja,” ungkap Hasyim di  Jakarta, Jumat (14/08/201).
Sementara itu, Ketua Bidang SPBU DPD Hiswana Migas Region III, Eko Wuryanto menyebutkan, pemerintah memang miliki peluang menaikkan harga premium dan solar, terkait dengan menguatnya nilai tukar dolar amerika terhadap rupiah.
“Saat ini, Harga minyak sedang turun. Tapi nilai tukar dolar US menguat, sehingga harga BBM berpotensi naik, itu sangat memungkinkan,” tandasnya.
Semua itu, kata eko, tergantung pemerintah, Jika hitungannya berdasarkan ekonomi, harga jual BBM bisa naik di pertengahan agustus ini.
Diketahui harga minyak dunia saat ini sedang turun. Per 13 Agustus 2015 harga crude oil (nymex)  turun 0,09 atau berada di kisaran 43,21 dollar per barrel. inflasi yang lebih tinggi, Laporan BPS per Juli 2015 sebesar 7,26 persen (Year To Year).
JUMAT, 14 Agustus 2015
Jurnalis       : Adista Pattisahusiwa
Foto            : Adista Pattisahusiwa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...