Reskrim Polres Ambon Masih Telusuri Kasus Pencurian Bayi

AMBON — Hingga kini,  Kepolisian Resort (Polres) Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease terus mengupayakan untuk mengetahui pelaku pencurian bayi Mario Tahapary (6 Bulan). Untuk mengungkap siapa pelaku pencuri bayi malang itu pihak Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease memeriksa CCTV.
Kabag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Iptu Meity Jacobus yang dikonfrimasi Cendana News Minggu sore (30/8/2015) mengatakan, hingga saat ini Polres Pulau Ambon dan Pp Lease masih terus mencari pelaku.

Untuk menjejaki pelaku tim Reskrim Polres Pulau Ambon masih selidiki pelaku dengan jalan memeriksa rekaman CCTV di lokasi awal pertemuan korban dengan pelaku.

”Pasca insiden pencurian Bayi Mario berbagai upaya dilakukan polisi dalam mengungkap siapa wanita yang mencuria bayi itu. bahkan pemeriksaan rekaman CCTV dilokasi awal pertemuan juga sudah dilakukan tapi belum ada hasilnya,” kata Meity.

Sampai sekarang pihaknya juga belum mengidentifikasi indentitas pelaku. Pihaknya masih terus berupaya untuk mengungkap kasus ini.

Lanjutnya, ada seorang warga Lateri yang memasang CCTV di rumahnya. Sehingga saat ini Reskrim Polres Ambon sedang memeriksanya. Tapi hasilnya kurang memuaskan karena gambarnya buram.

”Pemeriksaan CCTV gambarnya kabur sehingga tidak terlihat jelas,” imbuynya.

Ia meminta kepada masyarakat agar dapat menjaga anak-anak mereka secara baik.  “Jangan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal. Kasus Mario ini harus dijadikan cermin. Masyarakat harus antisipasi guna meminimalisir hal-hal yang kemungkinan terjadi,” tuturnya mengingatkan.

Menyoal apa motif pencurian bayi ini ada kaitannya dengan penjualan orang, Meity belum dapat memastikannya. Alasannya, karena harus menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

”Kita belum bisa mengetahui motif kasus ini. Karena butuh proses penyelidkan lanjut,” katanya.

Seperti dilansir media ini sebelumnya Bayi bernama Mario (6 bulan), anak dari Albertina Hartina Tahapary (26), warga Desa Lateri Kelurahan Lateri Kecamatan Baguala Kota Ambon dibawa kabur wanita misterius di Terminal Mardika sekira pukul 12.00 WIT pada Kamis (20/8/2015).
MINGGU, 30 Agustus 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Foto            : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...