Rupiah Melemah, Pemilik Dollar Ramai Tukarkan Uangnya

YOGYAKARTA — Jika penurunan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika (USD) bagi masyarakat dan pengusaha pribumi menjadi ancaman krisis keuangan, namun tentu tidak bagi mereka para pemilik mata uang dollar di dalam negeri.

Bagi pemilik dollar, penurunan nilai mata uang rupiah itu menjadi berkah tersendiri. Seperti yang dialami oleh pemilik dollar di Yogyakarta. Mereka berbondong-bondong menukarkan uang dollarnya ke Money Changer. 

Terpuruknya nilai tukar rupiah terhadap dollar memberi berkah tersendiri bagi mereka yang memiliki sumber penghasilan dari luar negeri. Pasalnya, di saat nilai rupiah menurun itu mereka bisa meraup untung dengan menukarkan uang dollarnya dengan uang rupiah. Mereka seolah tak peduli aksi penukaran uang dollar ke rupiah secara besar-besaran bisa semakin mengkandaskan nilai rupiah. Bagi mereka para pemilik mata uang dollar, penurunan nilai tukar rupiah adalah keuntungan besar.

Trend penukaran mata uang dollar ke rupiah di Yogyakarta, bahkan telah terjadi sejak satu bulan lalu ketika rupiah mulai menurun di atas angka Rp 10.000. Aksi ini setidaknya terlihat di salah satu penukaran mata uang asing, Money Changer, yang ada di kawasan Malioboro, Yogyakarta. Pada Rabu (26/8), tampak sejumlah warga lokal berbondong-bondong menukarkan mata uang dollarnya ke rupiah.
Direktur Utama Money Changer Mulia Bumi Arta Yogyakarta, Budi Waluyo mengatakan, sudah sejak sebulan terakhir ini peningkatan transaksi penukaran Dollar AS itu terjadi. Diawali dengan menurunnya nilai rupiah di angka Rp 13.000. Sekarang, katanya, dengan terus melemahnya angka rupiah sampai Rp 14.000, masyarakat lokal pemilik dollar kian banyak yang melakukan penukaran mata uang dollar. “Mereka diuntungkan dengan adanya selisih uang yang cukup besar”, katanya.

Budi mengatakan, transaksi penukaran mata uang di Money Changer Mulia yang dikelolanya saat ini terus mengalami peningkatan. Kendati enggan menyebutkan angka pasti, namun Budi menyebut jumlah penukaran uang dalam sehari bisa mencapai Rp 1 Miliar.

“Masyarakat memang banyak yang menukarkan mata uang dollarnya, dan hampir dari semua transaksi penukaran mata uang di tempat kami sebanyak 45 persen didominasi dollar. Mulai dari penukaran mata uang dolar senilai 500 Dollar sampai 1000 Dollar”, ungkapnya.

Namun demikian, tak semua aksi penukaran mata uang dollar ke rupiah itu disebabkan oleh menurunnya nilai mata uang rupiah. Melainkan, juga karena ada sejumlah warga yang tinggal di Yogyakarta yang setiap bulannya mendapatkan penghasilan dari luar negeri seperti dari Singapura.

RABU, 26 Agustus 2015
Jurnalis       : Koko Triarko
Foto            : Koko Triarko
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...