Sambut HUT Kemerdekaan ke-70, Warga di Lampung Percantik Gapura

LAMPUNG — Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan yang jatuh pada 17 Agustus 2015 mendatang, sejumlah daerah di Lampung mulai menghias gapura yang menjadi gerbang masuk ke desa mereka. Gapura yang sebagian dibuat secara permanen tersebut diantaranya mulai dibersihkan, dicat untuk memeriahkan HUT RI ke-70.
Menurut salah satu ketua RT di Dusun Pasuruan Bawah Desa Pasuruan, Sumardi, gapura tersebut hampir satu tahun tidak pernah dipercantik, dan saat ini dilakukan pengecatan ulang serta penggantian jumlah tahunnya. Untuk gapura sendiri akan dicat dengan warna putih dan akan dihias dengan bendera warna warni yang didominasi warna merah dan putih.
“Kami membersihkan gapura lalu mengecatnya dan nanti akan diberi janur kuning, bendera serta akan diganti tulisan yang menandakan peringatan HUT ke -70 negara kita,”ujar Sumardi kepada Cendana News di wilayah setempat, Selasa (04/08/2015).
Sementara itu di kabupaten lain, di Lampung Timur beberapa warga juga sudah membuat gapura terbuat dari papan triplek serta bambu. Bambu yang dibentuk menjadi gerbang tersebut nantinya akan dibentuk menjadi gapura dengan tetap berbentuk siger khas Provinsi Lampung.
Salah satu warga Mataram Baru Lampung Timur, Sobari mengungkapkan, selain gapura sedang dikerjakan pula rambu-rambu dari bambu yang dicat warna hitam putih di sepanjang jalan desa. Selain mempercantik gapura desa setiap rumah juga akan diwajibkan membuat gerbang masuk ke rumahnya masing masing dengan bambu.
“Nanti akan ada lomba membuat gapura dari bambu di pintu masuk gang jalan yang menuju rumah warga dan sekaligus dirangkai dengan lomba lomba lain sebelum peringatan HUT RI ke-70,” ungkap Sobari ketua RW yang ada di Mataram Baru.
Pembuatan gapura di depan gerbang jalan menuju tempat tinggal warga masih belum dihiasi dengan bendera-bendera merah putih berukuran kecil. Alasan warga bendera tersebut akan dipasang lima atau empat hari sebelum 17 Agustus.
“Kita buat gerbangnya dulu kalau dipasang jauh jauh hari takutnya malah rusak atau terkena hujan,”ungkap Sobirin.
Pada puncaknya ungkap Sobirin beberapa perlombaan akan dilakukan bagi anak anak diantaranya lomba lari kelereng, mewarnai, menggambar serta balap karung. Puncaknya pada tanggal 17 Agustus akan dilakukan lomba panjat pinang berhadiah utama sepeda serta akan dimeriahkan dengan kesenian kuda lumping.

SELASA, 04 Agustus 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Foto            : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...