Saprizal Jadi Korban Perampokan di Jalan Lintas Sumatra

LAMPUNG — Seorang sopir mobil box bernomor polisi D 8210 DS asal Bandung Jawa Barat tujuan Padangpanjang Sumatera Barat menjadi korban perampokan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Desa Banjarmasin Kecamatan Penengahan Lampung Selatan sekitar pukul 03:00 WIB dini hari. Saprizal (30) warga Kotamadya Padangpanjang Sumatera Barat mengaku dihadang 1 kendaraan roda dua yang mengaku sebagai pengurus jasa penyeberangan di Bakauheni.
Selanjutnya menurut Saprizal, pengendara kendaraan roda dua yang diperkirakan berusia remaja berusia sekitar belasan tahun. Setelah menghadang kendaraan yang dikendarai Saprizal dua lelaki tersebut meminta rokok dan diberi uang sebesar Rp.50ribu.
“Selanjutnya karena kami tidak mempunyai rokok maka kami berikan uang sebesar Rp 50 ribu tapi malah ditolak oleh mereka,”ungkap Saprizal kepada Cendana News, Minggu (9/8/2015).
Selajutnya entah dari mana datangnya muncul dua orang lagi berkendaraan motor yang akhirnya menodongkan senjata tajam. Merasa terancam akhirnya keduanya keluar dan oleh para pelaku malah diminta mengeluarkan harta benda mereka termasuk dua buah HP, dompet berisi kartu ATM, Surat kendaraan, SIM. Total kerugian akibat kejadian tersebut korban menderita kerugian sekitar 10 juta lebih.
“Setelah menguras harta benda keempatnya langsung kabur melarikan diri dan akhirnya kami melaporkan kejadian ini ke Polsek Penengahan,”ungkap Saprizal.
Hingga kini kasus ini masih dalam penanganan Polsek penengahan. Sementara itu berdasarkan pengakuan sopir kendaraan miliknya tersebut merupakan milik salah satu perwira polisi yang berdinas di Polda Jawa Barat.
“Terpaksa saya pulang ke Padang tanpa ongkos karena uang serta surat surat berharga lainnya diambil para perampas,”ungkapnya.
Sementara itu sang pengurus Amad mengungkapkan kejadian pemalakan atau bahkan perampokan akhir akhir ini menimpa beberapa kendaraan yang melintas bahkan beberapa korban diantaranya enggan melapor ke polisi meski mengalami kerugian cukup banyak.

MINGGU, 09 Agustus 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Foto            : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...