SDN 1 Arso IV Selenggarakan Sekolah Gratis Sejak 8 Tahun Lalu

Keseriuasan murid saat menerima pelajaran dari guru
JAYAPURA — Memamfaatkan dana dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Sekolah Dasar Negeri 1 Arso IV, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, menyelenggarakan pendidikan secara gratis, mulai dari pendaftaran hingga kelulusan.
I Wayan Teken
Kepala SDN 1 Arso IV, I Wayan Teken menyebutkan, sekolah yang ia pimpin membuka pendaftaran murid baru, tanpa pungutan biaya sama sekali atau gratis.
“Kenapa kami menerima calon murid secara gratis, karena ada anggaran yang kami manfaatkan seperti BOS, dimana dana tersebut tertuang bahwa semua biaya operasional sekolah di tanggung dana tersebut,” ungkap I Wayan kepada Cendana News disela-sela aktifitasnya, kemarin.
Dikatakannya, sejak dua kepala sekolah sebelumnya, tepatnya sejak tahun 2006 lalu biaya pendaftaran tidak dipungut sama sekali. Bukan hanya penerimaan, lanjutnya, sampai kelulusan anak murid kelas VI juga tidak dibebankan kepada orang tua murid.
“Jadi sudah hampir delapan tahun, semuanya gratis. Karena bukan hanya dana BOS saja, ada bantuan biaya pembebasan dana pendidikan, dari Kabupaten Keerom. Sumbernya hanya dua itu saja,” ujarnya.
I Wayan menjelaskan, dua sumber dana tersebut dibayarkan oleh Dinas P & P Kabupaten Keerom per semester dalam satu tahun, yakni setiap enam bulan sekali. 
Dijelaskan, tahun ini dana yang diterima satu semester atau enam bulan pertama. Tahun lalu kami terima bantuan biaya pembebasan dana pendidikan sebesar Rp 24 juta.
“Jadi total tahun lalu Rp 48 juta, itu semua disesuaikan dengan jumlah murid kami. Sedangkan untuk dana BOS untuk tahun ini kami terima sebesar Rp 37 juta 600 ribu untuk satu semester, Januari sampai bulan Juni,” dijelaskannya.
Sekolah gratis tersebut mendapat tanggapan positif dari orang tua murid, salah satunya, Jumiati. Dia mengaku sangat senang karena sekolah tersebut mengurangi beban pikiran orang tua untuk memasukkan anak-anaknya ke sekolah. 
Disebutkan, di Kota Jayapura setiap SD membebani orang tua lebih dari satu juta rupiah.
“Di sini biaya sama sekali tidak ada, kalau Cuma membeli baju kemeja batik sebesar Rp 60 ribu, untuk kaos olah raga wajib kami beli juga, tapi belum ada. Kalau sudah ada palingan harganya tidak samapi Rp 100 ribu,” kata Jum yang panggilan akrabnya, Sabtu (01/07/2015) saat ditemui Cendana News di Arso IV, Keerom.
Menurutnya, beban yang diberikan ke orang tua murid hanya sebatas perlengkapan seragam, seperti seragam SD Putih Merah dan seragam Pramuka, dirinya mengaku membeli sendiri di luar.
“Kalau dihitung semuanya, saya hanya keluarkan biaya untuk anak saya kurang lebih Rp 500 ribu, termasuk tas, sepatu, buku, pensil dan penghapus,” ujarnya.
Dari data yang diterima Cendana News, total murid di SD Negeri I, Arso IV, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom berjumlah 104 murid. Kelas I berjumlah 13 murid; kelas II, 18 murid; kelas III, 16 murid; kelas IV, 22 murid; kelas V, 12 murid dan kelas VI berjumlah 13 murid. Sedangkan, murid-murid yang ada di sekolah tersebut berasal dari tiga kampung, yakni Alang-alang, Gudang Garam dan Arso IV.

MINGGU, 02 Agustus 2015
Jurnalis       : Indrayadi T Hatta
Foto            : Indrayadi T Hatta
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...