Sekitar 1500 Orang Rayakan HUT NKRI di Gunung Krakatau

LAMPUNG — Hari Ulang Tahun ke-70 Negara Kesatuan Republik Indonesia dirayakan oleh berbagai kalangan dengan cara yang istimewa.Bahkan oleh komunitas dari berbagai wilayah di Indonesia merayakannya di Gunung Anak Krakatau yang ada di perairan Lampung Selatan Provinsi Lampung. Untuk persiapan, sebagian peserta sudah menginap di Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku yang berada sekitar 2 mil dari Gunung Anak Krakatau tersebut.
Beberapa komunitas yang memastikan akan melakukan kegiatan HUT NKRI ke-70 diantaranya komunitas backapcker, beberapa karyawan swasta yang sudah datang ke Pulau Sebesi dan menginap di beberapa homestay, villa dan perumahan yang digunakan untuk penginapan para wisatawan.

Sementara itu dari kelompok petualang yang tergabung dalam kegiatan Festival Petualang Nusantara (FPN) berjumlah sekitar 315 orang dipastikan akan melakukan kegiatan peringatan HUT NKRI ke-70 dengan melakukan upacara bendera di lereng Gunung Krakatau.

Namun beberapa wisatawan yang sudah menginap di Pulau Sebesi terpaksa mengurungkan niatnya untuk melakukan perjalanan ke Kepulauan Krakatau akibat Angin Timur yang cukup kencang. Puluhan perahu terpaksa membatalkan perjalanan sementara dan mengalihkan perjalanan ke sekitar Pulau Umang Umang yang merupakan spot menarik untuk snorkeling, diving atau sekedar berfoto foto.
Menurut Rohmat, salah satu pemandu wisata serta pemilik agen wisata di Kalianda Lampung Selatan, untuk sementara para wisatawan diajak bersandar di Pulau Umang Umang untuk menikmati keindahan pulau kecil yang berada diantara Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku. Pulau Sebuku dan Pulau Sebesi merupakan dua pulau yang sering digunakan untuk transit para wisatawan yang akan menikmati keindahan Gunung anak Krakatau.
“Sementara kami belum ke Krakatau, tapi jika kondisi cuaca baik kami akan berangkat sekaligus melakukan upacara bendera di Gunung Anak Krakatau yang menjadi agenda tahunan beberapa agen wisata dan komunitas petualang serta wisatawan domestik,”ungkap Rohmat kepada Cendana News, Minggu (16/8/2015).
Ia bahkan mengungkapkan sekitar 1500 orang dipastikan akan melangsungkan upacara di gunung api aktif di Selat Sunda tersebut. Selain karena menarik momen peringatan HUT NKRI ke-70 dirasakan istimewa sehingga banyak yang berminat untuk merayakan HUT NKRI di gunung tersebut.
Kekurangan Kapal Pengangkut Wisatawan
Besarnya minat wisatawan untuk merayakan HUT ke-70 NKRI tersebut membuat agen harus menambah armada dengan menggandeng perahu perahu nelayan. Tidak hanya itu, kapal kapal tradisonal reguler yang biasanya mengangkut penduduk lokal dua trip dalam sehari terpaksa mengantarkan wistawan dengan trip empat kali sehari. 
“Kami terpaksa mendatangkan beberapa perahu nelayan tradisional yang ada di Kalianda, Bakauheni serta wilayah lain yang biasanya melaut menjadi pengantar wisatawan,”ungkap Rohmat.
Menurut Rohmat, beberapa nelayan bahkan memanfaatkan momen untuk perayaan HUT NKRI  untuk menambah pemasukan dari para wisatawan. 
Sementara itu, untuk keamanan, Anggota Kepolisian Air dari Polda Lampung, Polres Lampung Selatan bahkan ikut mengawal serta berjaga jaga di perairan yang digunakan oleh para wisatawan untuk menghindari hal hal yang tak diinginkan.

Pantauan Cendana News, ratusan wisatawan menggunakan life jacket menikmati keindahan Pulau umang umang dengan kawalan anggota Polair Polda Lampung dan Polres Lampung Selatan.

SENIN, 17 Agustus 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Foto            : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...