Solusi Pengurai Kemacetan Jakarta Masih Jauh dari Harapan

JAKARTA — Kemacetan di kota Jakarta seakan tidak ada habisnya dan selalu menjadi perbincangan hangat dari kelas gedung pencakar langit sampai warung kopi.
Beberapa titik kemacetan sudah bisa ditebak, seperti daerah Perempatan Pramuka-Matraman-Salemba, Gatot subroto, Kuningan, Roxy dan beberapa titik lagi di Sepanjang Grogol sampai Daan Mogot.
Sampai saat ini masyarakat belum melihat solusi yang benar-benar ampuh dari pemerintah kota dalam mengatasi kemacetan, namun tetap menunggu kerja keras Pemprov DKI Jakarta.
Dian, seorang karyawan kawasan perkantoran jalan Sudirman yang sehari-hari pulang menggunakan Bus Trans Jakarta kearah Kalideres mengungkapkan, ia tidak melihat Busway sebagai salah satu solusi kemacetan kota Jakarta.
“Logikanya, jika kemacetan sudah teratasi maka antrian penumpang yang membludak tujuan Blok-M dan Kalideres menunggu Bus yang lama datang di Shelter Harmoni tidak akan terjadi,” jelas Dian kepada Cendana News di Jakarta, Jumat (14/03/2015).
Perspektif berbeda datang dari harry, seorang karyawan di daerah kuningan yang pulang menggunakan Trans Jakarta ke arah Pramuka. Ia menganggap kemacetan terjadi karena ulah pengguna jalan itu sendiri.
“Perempatan pramuka-salemba-matraman semakin parah lalulintasnya.  Dari pramuka harusnya belok kiri langsung ke matraman tapi terjebak Busway dan antrian kendaraan yang bermaksud kearah salemba. Semrawut sekali, masing-masing pengguna jalan tidak disiplin dan bertoleransi.  Parahnya lagi,  tepat ditikungan tersebut ada Polsek Matraman,” urai Harry.
Tampaknya pekerjaan rumah yang panjang terus mengantri di meja para petinggi Pemprov DKI terkait solusi kemacetan kota jakarta.

JUMAT, 14 Agustus 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Foto            : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...