Stasiun Pasar Senen, Keunikan dan Nilai Sejarah yang Tak Tergantikan


MEGAPOLITAN—Berawal di tahun 1894 sebagai tempat transit perjalanan kereta api domestik khusus angkutan sipil jalur Batavia-Bekassie (Jayakarta-Bekasi).
Seiring penambahan volume penumpang yang cukup signifikan setiap tahunnya, maka pemerintah Kolonial Hindia-Belanda di Batavia (Jakarta) membangun stasiun permanen yang akhirnya kita kenal sekarang bernama Stasiun Pasar Senen.
Stasiun Pasar Senen sangat unik karena dilengkapi dengan terowongan tepat di bawah rel kereta yang menghubungkan sisi peron barat dan timur.
Mengingat Stasiun Pasar Senen sejak dahulu kala merupakan angkutan kereta api sipil yang diperuntukkan bagi masyarakat semua kalangan di Jakarta, maka pelayanan publik bagi penumpang sangat diperhatikan. 
Merry, seorang penumpang kereta luar Kota mengatakan ia memilih naik lewat pasar Senen karena stasiun ini memiliki fasilitas ruang tunggu yang nyaman dan aman.
Apa yang dikatakan Merry bukan hisapan jempol belaka, karena disini disediakan fasilitas ruang tunggu yang nyaman ber-AC bagi para penumpang kereta api. Toilet gratis bersih nan nyaman, mini market, tempat pengisian batre handphone gratis,  Selain itu, pelayanan nyaman bagi penumpang domestik Commuter Line juga sudah menjadi bagian vital dari stasiun yang pernah dipugar tahun 1916 oleh Pemerintah Kolonial Belanda.
Sedangkan bagi Ferry, seorang pemuda asal minangkabau yang sehari-harinya bekerja di daerah klender, ia menikmati perjalanan kerjanya setiap hari melalui stasiun pasar senen.
“seperti wisata di daerah bekas perang dunia, karena di stasiun pasar senen kita harus lewat terowongan bawah tanah,” ujar Ferry sambil tertawa lebar.
Stasiun Pasar Senen menyimpan sensasi tersendiri yang tak bisa diucapkan untuk menggambarkan betapa stasiun pasar senen begitu berarti bagi kita. Selama 121 tahun (1894-2015) seakan tidak kenal lelah melayani angkutan masyarakat sipil melewati berbagai lintasan jaman.
Harapan kedepannya adalah stasiun pasar senen dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh penggunanya.
RABU, 12 AGUSTUS 2015
Jurnalis : Miechell Kuagouw
Foto : Miechell Kuagouw
Editor : Gani Khair
Stasiun Pasar Senen yang berhasil diabadikan oleh Cendana News

Lihat juga...