Terkait Lobster, Kementerian Diharapkan Punya Solusi Bagi Nelayan

Nelayan saat melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Gubernur NTB beberapa waktu lalu
MATARAM — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diharapkan memiliki solusi jangka pendek bagi para nelayan dengan adanya kebijakan yang melarang nelayan dan masyarakat menjual lobster yang beratnya di bawah dua ratus gram.
“Pasalnya semenjak kebijakan tersebut, banyak di antara nelayan yang yang sebelumnya menggantungkan hidup dari hasil penjualan lobster, sekarang kehilangan mata pencaharian dan sumber pendapatan” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (KKP) NTB, Aminollah di Mataram, Jum’at (7/8/2015)
Aminullah mengatakan, meski dirinya sebelumnya telah mengahadap Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti namun belum ada solusi kongkrit yang diberikan.
Saat itu, dirinya menyampaikan keberatan masyarakat akan larangan menangkap benih Lobster, terutama nelayan saat melakukan aksi demonstrasi dan hearing dengan gubernur beberapa waktu lalu, dan mereka berharap peraturan terkait larangan menangkap lobster direvisi atau dihapus.
“Karena itu sekarang ini mau tidak mau solusinya ya masyarakat harus tetap mengikuti aturan yang sudah ada,”sebutnya.
Sebelumnya Gubernur NTB, Zainul Majdi mengkritik kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan, terkait kebijakan larangan menjual lobster dengan berat di bawah 200 gram.
Gubernur juga mengkritik berbagai kebijakan pemerintah pusat yang tidak disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah, mengingat antara daerah satu dengan daerah lain berbeda-beda.
JUMAT, 07 Agustus 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...