Tidak Ada Lonjakan Harga Daging Sapi di Kendari

Kios penjual daging sapi satu-satunya di Pasar Panjang
KENDARI—Banyaknya berita tentang lonjakan harga daging sapi di pasar tradisional di beberapa wilayah di Indonesia, bahkan di Jakarta ada aksi mogok yang dilakukan pedagang daging, tetapi hal tersebut tidak terjadi di Kendari.
Harga daging sapi utuh di Kendari tetap bertahan pada harga Rp 90 ribu hingga Rp 95 ribu per kilogram. Untuk daging tulang dijual dengan harga Rp 70 ribu/kilogram sedangkan daging sortiran yang lebih banyak otot, atau lebih dikenal tetelan, dijual dengan harga Rp 60 ribu per kilogram.
Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Panjang, Aswan (32) mengatakan tidak ada gejolak harga seperti yang diberitakan di beberapa media televisi. “Kendari aman, harganya segini saja tidak ada perubahan, kualitas dagingnya juga bagus” ucap pedagang berdarah Bugis ini. Ia juga menambahkan harga di Pasar Panjang dan pasar lainnya akan sama saja karena pedagang daging di Kendari ini “satu rumpun”, kompak dalam hal menetapkan harga. 
Sebagai pedagang daging yang banyak memasok bagi kebutuhan pedagang makanan khas Makassar seperti coto dan konro, ia mengatakan tidak ada masalah dengan semua pelanggannya. Semuanya berjalan normal di Kendari, penjual daging dan penjual makanan berbahan utama daging sapi tetap tenang-tenang saja karena memang di Kendari harga daging tidak pernah sampai melonjak jauh seperti di Ibukota, jelas Aswar. 
Salah satu penyebabnya, menurut Aswar karena masih banyak peternak di Kendari yang mampu memenuhi kebutuhan daging sapi, sehingga tidak mengandalkan kiriman dari luar. Baik peternak kecil maupun besar, di Kendari masih banyak.
Dari Aswar, Cendana News berhasil menemui salah satu pelanggannya yaitu pedagang coto yang berada persis di depan Lippo Plaza, Jl. MT.Haryono. Ia juga mengatakan hal yang sama, harga daging sapi normal, ada kenaikan sedikit saat menjelang Lebaran saja. Selebihnya, tetap stabil.
“Saya tetap menjual coto saya dengan harga Rp 20 ribu per porsi untuk yang campur jeroan dan yang khusus daging saya jual Rp 25 ribu per porsi. Tidak saya naikkan karena harga daging juga tidak naik ji” ujarnya.
Ia juga mengikuti perkembangan berita tentang kenaikan harga daging sapi di Ibukota yang menyebabkan pada pedagang mogok berjualan, ia hanya berharap hal seperti itu tidak pernah terjadi di Kendari. 
SENIN, 10 AGUSTUS 2015
Jurnalis : Gani Khair
Editor : Gani Khair
Lihat juga...