Tingginya Harga Daging Sebabkan Ikan Jadi Buruan Pembeli

JAKARTA — Masih mahalnya harga daging membuat pembeli lebih memilih ikan. Dan meningkatnya permintaan membuat ikan air tawar harganya mulai tinggi seperti yang terjadi di Pasar Besar Palmeriam, Matraman Jakarta Timur dalam perdagangan hari ini.
Harga ikan mas hitam untuk konsumsi sejari-hari ada di harga 30,000 rupiah per kilogram untuk segala ukuran ikan. Sedangkan untuk ikan nila merah harga 33,000 rupiah lebih mahal 3,000 rupiah dari ikan nila hitam.
“Untuk ikan lele masih sama dengan kemarin ada di harga 23,000 rupiah per kilogram untuk segala jenis ukuran,” urai Sodiq, seorang pedagang ikan kepada Cendana News Pasar Besar Palmeriam, Kamis (13/08/2015).
Sementara itu, harga ikan tongkol abu-abu ukuran sedang seharga 35,000 per ekor, tongkol hitam ukuran sedang harga 30,000 per ekor. 
Sedangkan untuk harga ikan bandeng ada di 30,000 per kilogram segala ukuran. Namun untuk ikan kembung jika ukurannya panjang maka dijual seharga 40,000 rupiah per kilogram.
Cukup tingginya harga ikan air tawar bisa menyamai ikan laut belum bisa dipastikan penyebabnya, namun beberapa pedagang mengatakan hal tersebut imbas dari kekeringan di beberapa daerah pemasok ikan sehingga harganya naik.
“Contohnya ikan mas konsumsi. Modal yang saya keluarkan untuk yang ukuran besar, sedang, dan kecil itu dipukul rata harga per kilogram nya dari pemasok, tidak masuk akal, tapi ya harus saya beli daripada dagangan saya kosong,” jelas Agus seorang pedagang ikan mas.
Harapan para pedagang ikan ini ke depannya harga ikan bisa stabil dan ada perbedaan antara ikan air laut dan air tawar karena pasar konsumen sudah terbentuk untuk kedua jenis ikan tersebut, terutama ikan air tawar.

KAMIS, 13 Agustus 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Foto            : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...