Titiek Soeharto : UU Nelayan dalam Tahap Harmonisasi

Titiek Soeharto Wakil Ketua Komisi IV DPR RI

NASIONAL—Perjuangan Titiek Soeharto selaku Wakil Ketua Komisi IV DPR RI untuk nelayan sudah hampir final. Komisi IV yang merupakan rekan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat ini tengah menyusun Rancangan Undang Undang (RUU) Nelayan Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan dan Petambak Garam.

Menurut Titiek, RUU ini membutuhkan proses yang matang, pengesahan RUU Nelayan menjadi UU (Undang-Undang) memang terkesan lamban. Ia berharap semua pihak untuk sabar.

“Memang membuat RUU Nelayan tidak mudah, mesti cermat dan tidak terkesan terburu-buru, semoga rancangan ini cepat menjadi Undang-Undang,” ujar Titiek Soeharto di Ruang Rapat Komisi IV DPR RI senayan, Jakarta, Kamis (27/08/2015).

Titiek menambahkan bahwa sekarang ini sudah memasuki tahap harmonisasi yakni melengkapi agar nantinya ketika sudah menjadi Undang-Undang, benar-benar melindungi nelayan, nelayan mendapatkan fasilitas yang lebih memadai, dan yang tak kalah penting nelayan akan lebih terjamin keamanannya.

“Saya harap dalam waktu dekat nelayan sudah mendapat UU yang sah. Memang harus sabar. Kalau sudah jadi, dampak kedepannya akan jauh lebih baik” lanjut putri Presiden RI Ke-2 ini.

Diketahui sebelumnya Ketua Badan Legislasi DPR RI Sareh Wiyono juga mengharapkan pemerintah proaktif membahas Rancangan Undang-Undang. Sareh menambahkan, Baleg akan kawal RUU ini dan untuk segera dijadikan UU.

“Harus cepat. Pemerintah juga diharapkan proaktif sehingga RUU ini secepatnya menjadi UU. Diharapkan pada masa sidang ini selesai.” pungkasnya.

JUM’AT, 28 AGUSTUS 2015
Jurnalis : Adista Pattisahusiwa
Foto : Adista Pattisahusiwa
Editor : Gani Khair

Lihat juga...