UKM Persaudaraan Setia Hati Terate UB Gelar Kejurnas Pencak Silat

MALANG — Untuk pertama kalinya Unit Kegiatan Mahasiswa Persaudaraan Setia Hati Terate Universitas Brawijaya (UKM PSHT UB) menggelar Rektor cup Raja Brawijaya 2015 yang merupakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak silat antar pelajar SMP dan SMA sederajat.
Prasetyo Aji
Prastiyo Aji selaku ketua UKM PSHT UB menjelaskan Kejurnas yang tema “Melalui Prestasi Pelajar Indonesia, Kita Bangun Pendidikan Yang Berbudi Luhur” bertujuan untuk membudayakan pencak silat kepada masyarakat dan juga untuk mencetak atlet-atlet pencak silat yang berprestasi
“Diharapkan nantinya para pelajar selain berprestasi baik dalam bidang non akademik maupun akademik juga dapat memiliki kepribadian yang berbudi luhur,”sebutnya di Malang, Senin (10/08/2015).
Rangkaian acara Kejurnas pencak silat ini sendiri sudah di mulai sejak tanggal 7 Agustus hingga 12 Agustus 2015 yang akan datang.
Kejurnas pencak silat antar pelajar ini menurut Aji menggunakan sistem gugur dan diikuti oleh 40 kontingen dengan total peserta kurang lebih 240 orang pelajar. Terdapat dua kategori yang di pertandingkan, yaitu kategori tanding kelas A-G putra putri dan kategori Seni tunggal, ganda dan beregu.
” Pencak silat merupakan budaya Asli Indonesia yang perlu terus di lestarikan sehingga bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan diharapkan natinya bisa menjadi salah satu cabang olahraga yang di pertandingkan di Olimpiade. Sampai sekarang dalam skala internasional, pencak silat hanya di pertandingkan di Sea Game,” ucapnya.
Menurut Aji, Pencak silat sudah ada sejak jaman nenek moyang yang digunakan untuk melawan penjajah. Melalui pencak silat, para leluhur sejak dulu sudah menanamkan jiwa patriotisme, nasionalisme dan budi pekerti yang luhur kepada masyarakat Indonesia.
“Dalam pencak silat terdapat nilai filosofi, falsafah dan juga kearifan intelektual dari nenek moyang,”ungkapnya. 
Diharapkan, kegiatan tersebut dapat melestarikan budaya asli Indonesia.


SENIN, 10 Agustus 2015
Jurnalis       : Agus Nurchaliq
Foto            : Agus Nurchaliq
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...