Warga di Manggarai Keluhkan Bantuan Salah Sasaran

Warga Desa Bangka La’o, Elisabet Jiman
FLORES — Banyak jenis bantuan untuk warga miskin ternyata belum sepenuhnya menjawab masalah kemiskinan. Berbagai kebijakan yang terkadang salah sasaran kerap terjadi, baik di tingkat atas maupun di tingkat pemerintahan terdepan, seperti desa atau kelurahan.
Beberapa hal yang sering terjadi salah sasaran atau peralihan data. Yang seharusnya mendapatkan jatah perbaikan, terpaksa harus gigit jari karena dipindahkan ke lain pihak. Seperti yang dialami oleh seorang janda beranak lima, Elisabet Jiman, di Desa Bangka La’o, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Flores, NTT.
Elisabet mendatangi kantor Bupati dengan maksud menumui kepala daerah untuk menyampaikan secara langsung keadaan yang dihadapinya. 
“Saya mau ketemu Wakil Bupati. Kebetulan tadi Bupati tidak ada. Mudah-mudahan dia bisa dengar keluhan dan permohonan bantuan saya sebentar,” ungkap Elisabet di ruang tunggu Kantor Bupati Manggarai kepada Cendana News, Senin (10/08/2015).
Elisabet menyebutkan, dirinya pernah masuk daftar penerima bantuan perbaikan rumah di desanya pada tahun 2014. “Tapi saat bantuan tersebut datang, nama saya kata Kepala Desa, tidak ada lagi. Sementara saya lihat, ada yang rumahnya masih lebih baik daripada saya punya, malah dapat. Begitu pula dengan jenis bantuan lain, saya tidak pernah dapat,” ungkapnya.
“Tahun ini juga ada bantuan rehab rumah. Tapi saya sendiri tidak dapat. Padahal dibandingkan dengan yang lain, rumah saya sudah sangat rusak. Mungkin baik kalau dilihat sendiri, karena mungkin dikira saya datang ke sini hanya dibuat-buat,” lanjutnya.
Elisabet menjelaskan, rumahnya sekarang sudah dalam kondisi sangat parah. Saat ini kondisi rumah sudah miring dan rawan bahaya jika sewaktu-waktu tiba-tiba roboh. Atap rumah juga kebanyakan sudah bocor dan sejauh ini dibantu dengan terpal. 
“Kami amannya hanya siang hari. Malamnya, kami selalu alami kegelapan karena lampu tidak bisa nyala. Angin selalu tiup. Belum lagi kalau hujan,” tuturnya.
Kehadiran Elisabet kemudian tampak disambut baik oleh Wakil Bupati, Kamelus Deno, di ruang kerjanya. Calon Bupati Manggarai periode 2015-2020 ini menyampaikan, pihaknya siap menanggapi keluhan ibu tersebut. 
“Untuk sementara, saya lihat dulu keadaan rumah ibu,” katanya memberi harapan kepada Elisabet. 
Wakil Bupati Manggarai, Kamelus Deno
SELASA, 11 Agustus 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Foto            : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...