Warga di NTT Pertanyakan Kelayakan ADD Bangun Sarana Sekolah

FLORES — Pemanfaatan Alokasi Dana Desa (ADD) kini sudah digiatkan di pelbagai wilayah desa di Kabupaten Manggarai, Flores, NTT. Sejumlah infrastruktur pedesaan pun sudah berhasil dibangun sebagai bukti pemanfaatan. Namun, terkait dengan arah pemanfaatan dana tersebut, warga masih mempertanyakan untuk sejumlah sasaran tertentu.
Seperti yang terjadi di Desa Nao, Kecamatan Satarmese, warga antara lain mempertanyakan kelayakan pemanfaatan ADD untuk pembangunan sarana lembaga pendidikan. Seperti yang disampaikan Vitus, salah seorang warga desa tersebut kepada Cendana News, di Dantar, Senin (31/08/2015).
“Kalau soal penggunaan dana ADD, kami punya di Desa Nao ini juga termasuk bangun sarana sekolah. Padahal lembaga pendidikan punya jalur anggarannya sendiri. Sedangkan dana ADD ini saya pikir kita prioritaskan untuk pelbagai infrastruktur pedesaan,” tutur Vitus.
Vitus mengakui, dirinya sudah menyampaikan hal ini kepada komponen aparat desa setempat. Harapannya, hal serupa tidak perlu dilakukan lagi kemudian. Vitus khwatir, penggunaan ADD untuk sarana pendidikan tidak sesuai dengan petunjuk teknis peruntukannya.
Perihal prosedur pemanfaatan ADD, Vitus mengakui, di desanya memang sudah dilakukan musyawarah bersama. Namun, soal petunjuk teknis (juknis) peruntukan, hal tersebut tidak dijelaskan oleh pihak aparat desa.

“Betul hasil musyawarah. Cuma yang hadir ini gelap juga, gelap gulita tentang seperti apa juknisnya ADD ini. Karena gelap gulita tadi, maka yang ada hanya orang-orang penurut semua. Jadi hanya meraba-raba,” ujar Vitus.

SENIN, 31 Agustus 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Foto            :  ME. Bijo Dirajo
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...