Warga Keluhkan Belum Kantongi SIM Akibat Kendala Material di Polres

Ilustrasi
FLORES — Keinginan masyarakat Kabupaten Manggarai, Flores, NTT untuk mendapatkan legalitas untuk mengendarai kendaraan bermotor masih terkendala karena kurangnya material penerbitan SIM di Polres setempat.
Hal tersebut dikeluhkan warga, seperti diungkapkan oleh Yoseph Bot (40), warga Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rembong, Kamis (20/08/2015).
Yoseph mengakui, proses pengurusan SIM-nya hingga kini belum juga tuntas, padahal dirinya sudah berkali-kali mendatangi Polres Ruteng bagian Satuan Lalu Lintas (Satlantas). 
“Beberapa kali datang ke sini, sudah tiga kali. Tanggal 5, 10 dan 18. Jawabannya, belum ada material. Tanggal 5 dan 10 saya datang, belum ada material. Berharap tanggal 15 ada, ternyata jawabannya masih belum ada material,” tutur Yoseph kepada Cendana News, di Ruteng, Kamis (20/08/2015).
Dirinya khawatir dengan belum mengantongi SIM bisa membuat perjalanannya ke luar Daerah Manggarai terancam menemui halangan. 
“Kalau di Manggarai, saya tidak takut. Gampang jawabnya kalau masih di sini. Takutnya kalau saat keluar dari Manggarai. Itu pun di Manggarai saja sempat kena tilang. Waktu itu di terminal. Saya dapat peringatan waktu itu untuk cepat urus SIM,” ceritanya.
Yoseph menyebutkan, dirinya telah memiliki SIM, tetapi masa berlakunya sudah selesai. “Saya sebenarnya bermaksud untuk memperpanjang SIM saya. Masa berlakunya hanya sampai tanggal 16 Agustus ini,” jelasnya. ()
KAMIS, 20 Agustus 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Foto            : Agus Nurchaliq
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...