Warga Temukan Sisa Tulang Korban di Lokasi Jatuhnya Pesawat

Kabag Ops Polres Pegunungan Bintang bersama pihak RS Oksibil menerima potongan tubuh korban pesawat Trigana Air 
JAYAPURA — Masyarakat Kampung Okmakot menemukan sejumlah tulang belulang korban di lokasi jatuhnya pesawat Trigana Air ATR 42 PK-YRN. Penemuan tersebut saat warga akan melakukan ritual adat di tempat kejadian.
Juru Bicara Polda Papua, Kombes Pol Patrige Renwarin ke sejumlah jurnalis mengatakan, Sabtu (29/08/2015) kemarin Ketua Dewan Adat Aplim Aplom, Marsel Sasaka yang berdomisili di Kampung Okmakot menemukan sejumlah tulang belulang di lokasi jatuhnya pesawat Trigana Air.
“Marsel bersama sejumlah warga menuju lokasi kejadian, rencananya untuk melakukan ritual adat dan mencari bagian-bagian tubuh yang diperkirakan masih ada tertinggal. Dia bersama puluhan warga menuju Distrik Serambakon menggunakan 2 truk milik PT Wika dan langsung melanjutkan perjalanan ke Distrik Oksop dengan berjalan kaki,” kata Patrige, Senin (31/08/2015).
Dirinya beserta rombongan tiba di TKP jatuhnya Pesawat Trigana Air, lanjut Ptrige, rombongan masyarakat ini langsung melakukan pencarian, tak beberapa lama menemukan setumpuk potongan-potongan tulang manusia dengan kondisi separuh terbakar. Dan selanjutnya tulang itu dibawa ke Rumah Sakit Oksibil.
“Setelah  mengumpulkan potongan tulang tersebut. Dia bersama puluhan rombongannya meninggalkan lokasi menuju Rumah Sakit Oksibil, Pegunungan Bintang,” ujarnya.
Hari ini, lanjutnya, potongan tubuh yang didapat tersebut telah tiba dirumah sakit Bhayangkara. “Nanti akan dilakukan proses identifikasi lanjutan soal temuan itu, dan nantinya akan di informasikan kembali,” ujarnya.
Ditempat terpisah, Marsel Sasaka, Ketua Dewan Adat Aplim Aplom mengatakan dirinya beserta masyarakat mendatangi lokasi jatuhnya pesawat untuk melakukan ritual adat. “Karna saya sebagai Ketua Dewan Adat Aplim Aplom dan meyakini lokasi itu harus dilakukan ritual adat,” kata Sasaka.
Dikatakannya, potongan tubuh yang didapat dari lokasi jatuhnya pesawat tersebut telah diserahkan ke pihak terkait. “Saya sudah serahkan kepada Polres Pegunungan Bintang dan Rumah Sakit Oksibil untuk melakukan apa yang dapat dilakukan soal potongan tulang-tulang itu,” ujarnya.

SENIN, 31 Agustus 2015
Jurnalis       : Indrayadi T Hatta
Foto            : Istimewa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...