hut

Agustus 2015, Balikpapan Alami Deflasi -0,23 Persen

BALIKPAPAN — Pada bulan Agustus kemarin Balikpapan mengalami deflasi -0,23 persen, meski volume permintaan perlengkapan sekolah meningkat. Pasalnya, deflasi ini didorong penurunan indeks harga 3 kelompok sekaligus. Masing-masing Kelompok sandang sebesar -0,05 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar -0,13 persen, kelompok bahan makanan -0,37 persen dan Kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan -1,13.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Nur Wahid menjelaskan, pendidikan masuk dalam kelompok rumah tangga yang mengalami kenaikan harga. Sedangkan penurunan kelompok lain yang biasa mendominasi inflasi justru mendorong terjadinya deflasi.

“Kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga mengalami kenaikan 0,25 persen. Diikuti kelompok kesehatan 0,11 persen dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,36 persen,” paparnya, Rabu (2/9/2015).

Ia menerangkan, kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan memberikan andil terbesar terhadap pembentukan deflasi Agustus. Yakni sebesar -0,2055 persen. Komoditi yang paling besar mengalami penurunan harga yakni angkutan udara dan BBM non subsidi.
Andil terbesar kedua berasal dari kelompok bahan makanan. “Ini menunjukkan bahwa harga kedua kelompok bergerak menuju normal kembali setelah pada bulan sebelumnya mengalami kenaikan cukup tinggi bertepatan dengan momen Hari Raya Idul Fitri,” sambung Nur Wahid.
Sementara komoditi yang memberikan andil besar terhadap deflasi secara signifikan yakni sawi hijau, daging ayam ras, apel, nangka muda, pisang, udang basah dan bayam. Namun ada juga komoditi yang justru memberikan andil terhadap inflasi. Di antaranya cabe rawit, kangkung, kacang panjang, jeruk, ketimun, tongkol dan beras.
Sedangkan kelompok lainnya memberikan kontribusi terhadap inflasi masing-masing kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,0639 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,0051 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,0180 persen.
Dengan demikian, inflasi kalender hingga Agustus sebesar 5,25 persen dan inflasi tahunan 8,82 persen.
RABU, 2 september 2015
Jurnalis       : Ferry Cahyanti
Foto            : Ferry Cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...