Aksi ‘Damai di Tempat’ oleh Dua Oknum Polisi di Padang Tertangkap Kamera

PADANG — Korps Polisi Lalu Lintas (Polantas) di coreng oleh ulah dua oknum anggota polisi di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
Mereka tertangkap kamera tengah menerima suap di Pos Perempatan Lampu Merah Ulak Karang, Jalan Khatib Sulaiman, depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar di Kota Padang pada 4 September 2015 pukul 11.00 WIB.
Rekaman video ini telah menyebar ke berbagai media sosial, Seperti Facebook dan Twitter. Bahkan dibeberapa grup kedaerah di Facebook, video ini menjadi perbincangan yang hangat.
Video ini diunggah oleh seorang pengguna jejaring sosial Joni Hermanto. Dari video berdurasi  4 menit 7 detik itu nampak sejumlah argumen polisi terlihat untuk menekan para pelanggar lalu lintas.
“Saya dihentikan oleh salah seorang dari 2 orang petugas. Saya tidak menyalakan lampu utama di siang hari,” tulis Joni Hermanto di akun pribadinya.
Menurut Joni, setelah memeriksa surat-surat kendaraan, petugas tersebut kemudian membawa ke pos polisi di Ulak Karang.
“Sesampainya di pos saya diserahkan ke oknum petugas yang lain,” lanjutnya.
Sesampai di pos, Joni menemukan hal yang mencengangkan. Ternyata di sana sudah ada beberapa pengendara yang terkena razia polisi.
“Saya melihat pengendara mengeluarkan sejumlah uang dari dalam sakunya,” jelas Joni.
Joni mengatakan, melihat hal tersebut ia langsung mengeluarkan tablet dari dalam tas dan merekam peristiwa itu. Dari percakapan antara petugas dan pengendara itu, kata Joni, terdengar negosiasi antara seorang polisi tersebut dengan pelanggar lalu lintas.
“Terdengar negoisasinya Rp.20.0000,” Tulis Joni.
Dalam rekaman itu tidak terekam nama polisi itu, namun pangkat serta wajah kedua polisi terekam dengan jelas.
“Saya siap mempertanggung jawabkan post ini. Karena SIM saya masih di Oknum Polisi tersebut” tukas Joni.
MINGGU, 6 September 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Foto            : Muslim Abdul Rahmad
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...