Antisipasi Longsor Tebing Jalan Lintas Barat Diperkuat dan Dibuat Drainase

LAMPUNG — Beberapa ruas jalan di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Provinsi Lampung yang memiliki banyak jalan bertebing dan rawan longsor mulai diperbaiki. Proses perbaikan, penguatan tebing yang berpotensi longsor sepanjang jalan utama di Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung terlihat sedang dikerjakan.
Berdasarkan pantauan, terdapat beberapa titik yang berpotensi mengalami longsor dan bisa membahayakan penggguna kendaraan bermotor terutama pada malam hari akibat jalan yang berada di tepi jurang dan beberapa berada di pinggir tebing.
Beberapa ruas jalan yang rawan tergerus longsor diantaranya Pekon Simpangluas Kecamatan Batuketulis, Tanjakan Pemangku Way Semangka, Pekon Bedudu Kecamatan belalau. Lokasi yang berada di pinggir jurang tersebut pada musim kemarau terlihat tidak membahayakan namun berpotensi longsor dimusim penghujan.
Namun beberapa ruas jalan tersebut berdasarkan pantauan Cendana News mulai dilakukan penguatan terutama di bagian bagian tebing dan dibangun talud untuk mengantisipasi rawan longsor. Salah satu pekerja tengah pengerjaan penguatan jalan di ruas Jalinbar tersebut, Usman (34) mengaku hal tersebut dilakukan sebab di ruas jalan tersebut sering terjadi longsor.
“Saat musim penghujan terkadang terjadi longsor di beberapa titik namun dengan dilakukan penguatan di tebing tebing, serta dibuat saluran air diharapkan saat musim penghujan tidak terjadi longsor, “ungkap Usman kepada media Cendana News, Jumat(11/9/2015).
Perbaikan di beberapa titik tersebut disambut positif para sopir truk ekspedisi dan sopir bus yang melintasi ruas Liwa – Sumberjaya yang sebagian besar merupakan kendaraan jurusan Bengkulu – Jakarta. Penguatan jalan yang dilakukan oleh pemerintah diharapkan bisa mengantisipasi longsor yang terjadi karena adanya saluran air.
“Jalur ini merupakan jalur utama dan merupakan jalan nasional sehingga kami lebih memilih melewati jalur ini menuju Bengkulu ke Jakarta dan sebaliknya, namun perlu dilakukan perbaikan terus menerus dan pemeliharaan,” ujar Samin salah satu sopir ekspedisi asal Bengkulu.
Bukit bukit yang berada di sisi kanan dan kiri jalan lintas Barat tersebut bahkan terlihat sebagian sudah gundul dan saat hujan tanah merah yang berada di bukit terbawa air dan menutupi jalan. 
Di beberapa titik selain dilakukan pembuatan drainase untuk memperlancar aliran air saat musim hujan dan agar tanah tak menutupi jalan juga dilakukan pemasangan bronjong dengan batu batu besar. Perbaikan pun terlihat sudah dilakukan di tikungan Pekon Kotabesi Kecamatan Batubrak serta Pekon Sebarus di Kecamatan Balik Bukit.


JUMAT, 11 September 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Foto            : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...