Arab Saudi akan Beri Santunan pada Korban Kecelakaan Crane

JAKARTA — Duta Besar Kerajaan Saudi Arabia untuk Indonesia, Mustafa Bin Ibrahim Al Mubarak, menyatakan secara resmi, pemerintah Kerajaan Saudi Arabia memberikan santunan kepada para korban jatuhnya crane, di Masjidil Haram, pada 11 September 2015 lalu.
“Insiden jatuhnya crane yang menimpa sekitar 107 orang itu, kami sebut sebagai para syuhada, semoga Jenazah yang telah meninggal dunia diterima Allah swt,” Ujar Mustafa al Mubarak di Kedutaan Besar Saudi Arabia untuk Indonesia, di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (18/09/2015).
Menurutnya peristiwa yang berkaitan dengan peristiwa jatuhnya crane di Masjidil Haram, Raja Salman langsung perintahkan penyelidikan dan didapatkan insiden ini disebabkan kesalahan pengoperasian crane bukan unsur pidana.
Dia mengungkapkan, pemerintah Kerajaan Arab Saudi akan memberikan bantuan kepada korban meninggal dan cacat seumur hidup dalam musibah crane roboh di Masjidil Haram itu, sebesar satu juta riyal atau sekitar Rp3,8 miliar.
Selain itu, pemerintah Arab Saudi juga akan memberikan bantuan sebesar 500.000 riyal atau sekitar Rp1,9 miliar kepada setiap korban yang terluka, atau cacat ringan.
Sementara Bantuan lain adalah menghajikan dua orang dari keluarga korban yang meninggal sebagai tamu kehormatan kerajaan pada musim haji 1436H atau 2016 Masehi, serta memberikan visa kunjungan khusus kepada keluarga korban yang masih menetap di rumah sakit selama periode yang tersisa dari musim haji tahun ini.
Akibat musibah crane roboh di Masjidil Haram pada Jumat (11/9), sebanyak 11 jemaah Indonesia meninggal dunia dan 42 jemaah luka berat dan ringan.  Pemerintah Saudi Arabia disebutkan telah meminta perusahaan Bin Laden dan konsultan perluasan Masjidil Haram turut bertanggung jawab atas insiden tersebut.
“Perusahaan Bin Laden sebagai kontraktor hingga saat ini masuk dalam daftar hitam dalam semua proyek di Saudi Arabia dan para pejabat Bin Laden dicekal dilarang bepergian ke luar negeri,” ungkapnya.
JUMAT, 18 September 2015
Jurnalis       : Adista Pattisahusiwa
Foto            : Adista Pattisahusiwa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...