hut

Bajaj BBG Semakin Diminati, Solusi Bagi Ibukota Mengurangi Polusi.

Karwo 
MEGAPOLITAN — Di beberapa kawasan di Ibukota bisa dijumpai adanya Bajaj Biru, Bajaj yang berbahan bakar gas ini merupakan bagian dari Kobagas (Komunitas Bajaj Gas) binaan PGN (Perusahaan Gas Negara). Bajaj BBG merupakan pengganti dari bajaj merah yang legendaris di Ibukota. 
Bajaj Gas diharapkan mampu menjadi salah satu angkutan umum pilihan masyarakat Ibukota, karena selain ramah lingkungan, bajaj biru suaranya halus, tidak bising seperti pelopornya. Pengakuan Karwo, salah satu sopir bajaj gas yang kesehariannya mangkal di wilayah Kayu Manis, Jakarta Timur, bahwa penumpang memang lebih memilih bajaj biru karena jauh lebih nyaman. “Suaranya halus, tidak memekakkan telinga seperti bajaj merah (lama),” ujarnya.
Kobagas memang dimodifikasi menjadi kendaraan matic yang nyaman. Selain suara dan getaran mesinnya yang halus, bajaj biru juga mengurangi polusi asap kendaraan bermotor di Jakarta. 
Kenyamanan yang lebih dibandingkan dengan bajaj yang lama juga diikuti dengan tarif yang lebih mahal.
“tarif kobagas memang cukup mahal,  mulai 15,000 hingga 60,000 rupiah. Ya, tetap tergantung lokasi yang dituju oleh penumpang. Akan tetapi sejauh ini penumpang tidak mempermasalahkan karena nyaman,” lanjut Karwo. 
Karwo yang sebelumnya adalah sopir bajaj merah mengaku lebih nyaman mengendarai bajaj berbahan bakar gas ini tetapi ia menyampaikan pengisian bahan bakar terlalu jauh dari pool bajaj. 
“Pool di Kayu Manis Jakarta Timur, sedangkan pengisian bahan bakar harus dilakukan di Kobagas wilayah Monas, jauh sekali,” lanjutnya. Kedepannya, Karwo berharap jumlah kobagas bisa diperbanyak agar bisa melayani lebih banyak penumpang di lingkungan terpencil di Ibukota. Semakin banyak Bajaj Biru maka polusi di Ibukota akan jauh berkurang. Dan yang tak kalah penting, ia berharap tempat pengisian bahan bakar juga dibuat lebih dekat agar tidak boros waktu dan bahan bakar. 

SELASA, 1 SEPTEMBER 2015
Jurnalis : Miechell Kuagouw  
Foto       : Miechell Kuagouw
Editor    : Gani Khair

Lihat juga...