Balai TNGR Sebut Pembalakan Liar di Rinjani Sebagai Kejahatan Luar Biasa

Kepala Balai TNGR, Agus Budiono saat menunjukkan peta lokasi pembalakan liar di kawasan TNGR, Desa Bebidas, Kabupaten Lombok Timur
MATARAM — Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mengatakan, pembalakan liar yang terjadi di kawasanhutan  TNGR sebagai kejahatan luar biasa, karena kerusakan hutan yang dilakukan oknum warga yang luasannya telah mencapai tiga ratus hektar hanya dilakukan dalam waktu yang sangat singkat, yaitu semenjak bulan Juni lalu.
“Aksi pembalakan liar yang dilakukan warga di kawasan TNGR, Desa Bebidas, Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat, kondisinya sudah sangat parah, di mana pohon – pohon yang ada di kawasan tersebut sudah ditebang, sedangkan lahannya dijadikan ladang dan permukiman termasuk juga oleh warga ditanami pohon durian,” kata Kepala Balai TNGR NTB, Agus Budiono, Rabu (23/9/2015)
Agus menegaskan sebelumnya tidak pernah terjadi aksi pembalakan liar di kawasan TNGR seperti sekarang, ini merupakan kasus yang pertama kali terjadi dan dari hasil penelusuran kami ada dugaan kuat kalau dibalik aksi nekat warga melakukan pembalakan liar tidak semata – amata atas insiatif sendiri, tapi ada yang membekingi.
Ia menambahkan, pihaknya sebetulnya sudah melaporkan kasus tersebut kepada aparat Kepolisian Polres Kabupaten Lombok Timur maupun Polda NTB, namun sampai sekarang aksi tersebut masih saja berlansung dan kalau itu tidak segera ditangani, akan sangat membahayakan kelestaraian Rinjani yang merupakan kawasan hutan konservasi.
“Aksi pembalakan tersebut, tidak hanya merusak kelestarian Rinjani sebagai hutan konservasi, melainkan juga merugikan masyarakat NTB juga, khususnya masyarakat pulau Lombok yang menggantungkan hidupnya dari Rinjani sebagai sumber mata air kehidupan,” terang Agus.
RABU, 23 September 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...