Balikpapan Jadi Pilot Project Penerapan Layanan Darurat

BALIKPAPAN — Balikpapan ditunjuk bersama sembilan kota lain di Indonesia untuk menjadi pilot project pelaksanaan layanan laporan darurat dari masyarakat. Apabila di Amerika dikenal dengan layanan 911. Sedangkan di Balikpapan atau Indonesia akan diterapkan emergency Call 112.
Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan, Sudirman Djayaleksana menjelaskan, dengan ditunjuknya Balikpapan sebagai pilot project tersebut maka persiapan segera dilakukan. Dan saat ini pihaknya sudah melaporkan ke Wali kota untuk kesediaan sebagai salah satu pilot project penerapan layanan emergency.
“Ini sifatnya bukan pelayanan keadaan atau pelayanan publik. Kalau yang seperti itu sudah ada di humas misalnya mati air atau sampah belum diangkat. Namun laporannya seperti ada anak dipukuli atau ada kecelakaan bisa lapor ke 112,” jabarnya, Jumat (4/9/2015).
Sudirman mengatakan, peluncuran akan dilakukan Desember tahun ini sambil menunggu berbagai persiapan teknis. Karena teknis dan sistemnya dari pusat. Dan Balikpapan mempersiapkan koordinasinya.
Sementara di Kalimantan, hanya kota Balikpapan yang mewakili bersama sembilan kota lainnya diantaranya kota Bogor, Bandung, Lampung, Surabaya, dan kota lainnya. 
“Ya Balikpapan mungkin mewakili Kalimantan. Belum tahu alasan kenapa Balikpapan ditunjuk. Kemungkinan karena perangkat komunikasinya sudah siap,” imbuhnya.
JUMAT, 4 September 2015
Jurnalis       : Ferry cahyanti
Foto            : Ferry cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...