BMKG: Kabut Asap di Sumatra Barat Sudah Mengkhawatirkan

PADANG — Kabut asap kiriman dari provinsi tentangga yang menerpa Sumatra Barat semakin mengkhawatirkan. Dari data yang dimiliki Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ketaping di Padang Pariaman. Menyatakan kabut asap tersebut semakin hari semakin pekat dan membuat jarak pandang semakin pendek.
“Dari pantauan sejak Kami pagi jarak pandang hanya 1.500 meter sampai 1.800 meter,” ujar Kepala seksi Observasi dan Informasi BMKG Ketaping Budi Samiadji.
Budi menjelaskan, semakin hari kondisinya semakin buruk dan bertambah parah karena kepekatan yang terus bertambah. Kabut ini bisa semakin mengkhawatirkan, apalagi jika hujan tidak turun-turun.
“Dari arah angin, sumber asap berasal dari wilayah selatan Sumatera dan baru dapat hilang jika sudah turun hujan pada sumber panas,” jelasnya.
Bukan saja kabut kiriman, namun di daerah Sumatera Barat (Sumbar) sendiri sudah terdeteksi pula empat titik panas. Tiga titik api berasal dari Kabupaten Dharmasraya dan satu titik berada di Kabupaten Solok Selatan.

“Harus ada solusi tegas dari pemerintah agar kabut asap dapat diatasi dan tidak terulang lagi. Hal ini bisa membahayakan kesehatan masyarakat,”sebutnya.

Budi, dan pihak BMKG menyatakan akan mengirim surat kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar untuk melaporkan kondisi udara yang semakin mengkhawatirkan ini. Dan memberi masukan untuk  langkah-langkah yang diambil untuk mengantisipasi dan meminimalisir dampaknya.
Meski begitu, belum ada himbauan larangan terbang. Bahkan aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) masih normal karena  jarak pandang minimal adalah 1.000 meter masih memungkinkan untuk melakukan penerbangan.
Senada dengan BMKG, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar melalui  Kepala Bidang Kesiapsiagaan, Rumainur meminta masyarakat untuk waspada jika kepekatan kabut asap meningkat.
SABTU, 5 September 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Foto            : Muslim Abdul Rahmad
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...