Butuh Moderenisasi Peralatan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

MATARAM — Meski pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan telah berjanji akan membuat kebijakan bagi peningkatan kesejahteraan nelayan, namun dalam kenyataannya sebagian besar nelayan, khususnya di daerah, penghidupannya tidak kunjung mengalami perbaikan dan kesejahteraan dari hasil menangkap ikan.
Pendapatan tidak menentu dengan peralatan alat tangkap ikan seadanya membuat para nelayan lebih banyak memilih tidak melaut, membiarkan perahunya menganggur dan mencari pekerjaan lain yang lebih menjanjikan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarga.
“Banyak nelayan berhenti melaut menangkap ikan dan lebih memilih pekerjaan lain, karena penghasilan dari melaut sebagai nelayan tidak menentu hanya dengan peralatan seadanya, karena itu kalau ingin melihat nelayan kembali bergairan melaut, harus ada moderenisasi peralatan alat tangkap ikan, supaya hasil tangkapan bisa lebih menjanjikan,” kata Jaelani, nelayan Kelurahan Tanjung Karang Bangsal Kota Mataram, Sabtu (12/9/2015).
Dikatakan, selama sekian puluh tahun melaut peralatan nelayan melakukan penangkapan ikan hanya bermodalkan perahu kayu kecil dan jaring yang sudah tua dan rusak dengan pendapatan tidak menentu.
“Bagaimana kita mau betah menjalani profesi sebagai nelayan, lebih baik cari pekerjaan lain yang lebih menjanjikan,”katanya.
Samsudin, nelayan lain mengaku dirinya dalam beberapa bulan terahir sudah jarang melaut, hanya sekali waktu pergi memancing, pasalnya peralatan menangkap ikan berupa jaring sudah banyak yang bolong dan tidak maksimal lagi dipakai untuk menjaring ikan di tengah laut.
“Sudah agak jarang turun melaut, paling sekali waktu untuk memancing karena peralatan sudah banyak yang rusak termasuk perahu, mau perbaiki biaya mahal, sekarang saya bersama beberapa nelayan lain ikut kerja bangunan perumahan, karena pendapatan dari melaut tidak bisa diharapkan,” ungkapnya.
SABTU, 12 September 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...