Demo Guru Honorer, DPR Ancam Tahan Anggaran Kemen PAN dan RB

Massa demo melakukan Shalat berjamaah di depan gerbang DPR RI 

NASIONAL — Sebelum pembubaran guru honorer dalam aksinya malam ini di depan Gedung Parlemen senayan, Anggota Komisi II DPR RI, Arteria Dahlan, turut menyampaikan pesan kepada ribuan guru honorer Kategori 2 (K2) di depan gerbang DPR RI.
Dalam Penyampaiannya Arteria mengatakan bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB) harus bertanggung jawab terhadap nasib ribuan guru honorer tersebut.
“Kementerian PAN RB harus bertanggung jawab terhadap nasib ribuan guru honorer ini, Jika menteri Yuddy tidak mau bertanggung jawab, maka anggarannya kita tahan,” Ujar Arteria di Depan Gerbang Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (14/09/2015).
NKRI, kata arteria, tidak boleh mengabaikan persoalan guru honorer ini, negara harus hadir terdepan karena apabila guru honorer mogok maka pendidikan di Indonesia bisa terganggu.
“Untuk itu, persoalan guru honorer ini jangan dibiarkan saja, jangan sampai larut begitu saja. Jangan sampai janji-janji tidak terealisasikan,” ungkapnya.
Dia menyebut, Komisi II DPR sangat sepakat bahwa seluruh honorer se indonesia, semuanya harus di angkat menjadi PNS. Dia juga mengingakan guru honor siapkan administrasi di setiap korwil masing masing, kami akan mengawal masalah ini ke Kementerian PAN, biar secepatnya di realisasikan.
“Kami minta, semua untuk kembali ke daerah masing-masing saat ini juga,” tutupnya. 

SELASA, 15 September 2015
Jurnalis       : Adista Pattisahusiwa
Foto            : Adista Pattisahusiwa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...