Dinas Peternakan Padang akan Periksa Hewan Jelang Penyembelihan

PADANG — Untuk mengantisipasi adanya hewan kurban yang tidak sehat dan membahayakan masyarakat, Dinas Peternakan Perkebunan dan Kehutanan menjadwalkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban Selasa (22/9/2015) atau dua hari sebelum kurban.
“Bagi masyarakat dan panitia kurban di masjid dan mushala yang masih ragu dengan kesehatan sapi dan hewan kurban lainnya, silahkan lapor ke kecamatan, nanti pihak kecamatan yang akan mengkoordinasikan. Untuk pemeriksaan akan dilakukan hari Selasa depan,” ujar Kepala Dinas Peternakan Perkebunan dan Kehutanan Kota Padang Heryanto Rustam, Sabtu (19/9/2015) pagi.
Heryanto juga menjelaskan, pemeriksaan tersebut dilakukan oleh 40 orang dokter hewan dan dilakukan di 72 tempat yang tersebar di Kota Padang. Selain pemeriksaaan itu, pihkanya juga tengah dalam penyuluhan kepada masyarakat khususnya pengurus masjid dan mushala di 72 tempat di Kota Padang.
Setelah dilakukan pemeriksaan, hewan kurban yang lolos uji kesehatan, akan diberi kartu sehat sebagai tanda layak untuk dijadikan hewan kurban. Sementara yang tidak lolos akan disarankan untuk menggantinya sebelum penyembelihan. Karena itulah menurut Heryanto, pemeriksaan dilakukan dua hari sebelum penyembelihan hewan kurban.
“Pemeriksaan hewan kurban ini sengaja di waktu yang dekat dengan waktu penyembelihan agar kondisi kesehatannya jelas, selain melihat kondisi kesehatan, pemeriksaan tidak hanya bebas dari penyakit tetapi juga tidak boleh cacat. Selain itu juga sudah cukup umur, makan lahap, bulu mengkilap, gerak lincah, mata bersih dan jantan,” jelasnya.
Tidak sampai disana saja, Heryanto mengaku sudah menurunkan tim untuk memberikan penyuluhan di 300 masjid tentang cara memilih hewan kurban yang baik dan benar.
“Berdasarkan data kami, jumlah sapi kurban di Padang tahun ini mencapai 6.902 ekor, mengalami penurunan di banding tahun 2014 yang mencapai 7.213 ekor,” pungkas Heryanto.
Untuk hewan kurban lainnya, Heryanto mengaku bahwa pihaknya masih dalam tahap pendataan. Hal ini disebabkan prioritas kurban kebanyakan adalah sapi.
SABTU, 19 September 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Foto            : Muslim Abdul Rahmad
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...