DPRD Balikpapan Godok Perda Sanksi Beri Uang Pada Pengemis

Syukri Wahid
BALIKPAPAN — DPRD bersama Pemerintah Kota Balikpapan akan membuat aturan sanksi bagi warga masyarakat yang memberikan sumbangan berupa uang kepada pengemis ataupun anak jalanan. 
Hal tersebut ditujukan agar dapat menekan angka pengemis dan anak jalanan yang yang tak jarang diciptakan oleh sekelompok orang atau kelompok dalam mengais keuntungan dari rasa kasihan.
Ketua Komisi I DPRD Balikpapan, Syukri Wahid mengungkapkan rencananya aturan itu akan dituangkan pada revisi peraturan daerah ketertiban umum yang kini masih digodok oleh tim legislasi bersama komisi I.
“Dalam pasal itu akan  dibuatkan barang siapa yang memberikan uang kepada anjal atau pengemis dikenakan sanksi. aturan  ini mengadopsi kepada pemerintah DKI Jakarta yang lebih dulu menerapkan,” paparnya saat ditemui diruang kerjanya, Senin (28/9/2015).
Ia menargetkan revisi Perda ketertiban umum ini akan diselesaikan pada akhir tahun ini dan diharapkan dapat terimplementasi.
Syukri mengatakan peredaran pengemis dan anjal yang tak jarang diciptakan oleh sekelompok orang ini dapat hilang dengan sendiri. Apalagi masyarakat Balikpapan dikenal sangat pamrih dalam memberi. 
“Kita akan coba tuangkan aturan baru ini. Memang harus dibuatkan sistemnya dan masyarakat harus dibiasakan menyumbang pada lembaga yang ada,” tambahnya.
SENIN, 28 September 2015
Jurnalis       : Ferry Cahyanti
Foto            : Ferry Cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...