Dua Bulan Terakhir, 1.523 Hektar Hutan Konservasi di Sulut Terbakar

Sudiyono
MANADO — Kepala Balai Konservasi Sumber Daua Alam Sulawesi Utara (BKSDA Sulut), Sudiyono menyebutkan, sejak dua bulan terakhir, 1.523 hektar hutan konservasi di Sulawesi Utara hangus terbakar. Jumlah tersebut meningkat signifikan dari tahun sebelumnya, yakni 293 hektar.
Dengan kejadian tersebut, lebih kurang 17,4 persen dari 8.743 hektar hutan konservasi yang ada di Sulawesi Utara. Itu belum termasuk dengan hutan lain yang berada di gunung Lokon Tomohon, gunung Soputan Minahasa tenggara, serta gunung Ambang Kabupaten Bolaang Mongondow
Dikatakan, hutan konservasi yang tersebar di tiga wilayah yaitu, kota Manado, Bitung dan Minahasa habis terbakar dan hal ini menjadi tanda awas bagi pemerintah daerah, khususnya Dinas Kehutanan dan BKSDA agar bisa menjaga hutan lindung dan hutan konservasi agar tidak terus menerus berkurang akibat kebakaran hutan. 
“Kita harus bisa mengantisipasi hal ini kalau tidak lama kelamaan hutan konservasi di Sulut akan habis akibat kebakaran hutan”, kata Sudiyono.
Dia mengatakan, dari penelusuran dan investigasi sementara kebakaran hutan lebih dominan disebabkan karena faktor kesengajaan dari oknum tertentu, dan hal tersebut sulit ditangani karena kekurangan personil.
“Meski sudah dilakukan pemadaman, namun karena jumlah personil terbatas, maka pemadaman belum maksimal”, tegas Sudiyono Selasa (29/09/2015) di kantor BKSDA Sulut.
SELASA, 29 September 2015
Jurnalis       : Ishak Kusrant
Foto            : Ishak Kusrant
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...